top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Hadapi Kemarau Panjang dan Karhutla, Polres Barsel Gelar Shalat Istisqa dan Doa Lintas Agama

18 hours ago
2 min read
Personel Polres Barito Selatan bersama TNI, ASN, dan masyarakat mengikuti shalat Istisqa serta doa bersama lintas agama untuk memohon turunnya hujan. (Foto: Istimewa)
Personel Polres Barito Selatan bersama TNI, ASN, dan masyarakat mengikuti shalat Istisqa serta doa bersama lintas agama untuk memohon turunnya hujan. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, BUNTOK – Menghadapi kemarau panjang yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, Polres Barito Selatan (Barsel) bersama TNI, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat menggelar shalat Istisqa serta doa bersama lintas agama, Jumat (16/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan agar kondisi cuaca segera membaik dan dampak musim kemarau terhadap kehidupan masyarakat dapat berkurang.


Pelaksanaan ibadah dilakukan di sejumlah lokasi sesuai agama masing-masing. Umat Islam melaksanakan shalat Istisqa di halaman Mako Samapta Polres Barsel, umat Nasrani beribadah di Aula Restorative Justice, sedangkan umat Hindu menggelar doa di tempat yang telah disiapkan.


Kegiatan berlangsung khidmat dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kebersamaan lintas agama tersebut menjadi wujud solidaritas dalam menghadapi kondisi kemarau yang berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.


Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, doa bersama merupakan bentuk ikhtiar sekaligus pengingat bahwa menghadapi situasi sulit membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan tindakan nyata.


“Kegiatan ini merupakan ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diberikan hujan yang bermanfaat dan penuh berkah. Semoga doa yang kita panjatkan bersama dikabulkan dan kondisi yang dihadapi masyarakat segera membaik,” ujar Eko.


Ia menegaskan, upaya menghadapi kemarau panjang tidak cukup hanya melalui pendekatan spiritual, tetapi juga harus disertai langkah konkret untuk menangani karhutla dan membantu masyarakat terdampak.


Polres Barsel bersama berbagai pihak terus mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga yang mengalami kesulitan akibat minimnya curah hujan.


Menurut Eko, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi situasi tersebut. Selain mendukung penanganan di lapangan, kegiatan doa dan ibadah bersama diharapkan dapat memperkuat keimanan serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.


“Tentu semua upaya dilakukan, mulai dari penanganan dan penanggulangan karhutla, penyaluran air bersih kepada masyarakat, hingga ikhtiar kita kepada Tuhan untuk berdoa dan meminta hujan bersama seluruh elemen masyarakat,” katanya.


Eko berharap Kabupaten Barito Selatan segera memperoleh kondisi cuaca yang lebih baik sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal. Ia juga mengajak warga menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan mendukung upaya pencegahan karhutla selama musim kemarau.


Kegiatan tersebut menjadi wujud persatuan masyarakat Barito Selatan dalam menghadapi dampak kemarau panjang, dengan menggabungkan ikhtiar spiritual dan langkah nyata demi keselamatan serta kesejahteraan bersama.


-red


Penulis: Angel

Editor: Wiyandri

Comments


bottom of page