top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Diskominfostandi Katingan Bentuk KIM Muda Kasongan, Dorong Pelajar Cakap Bermedia Digital

18 hours ago
2 min read
Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, membuka Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Muda Kasongan Tahun 2026 di Media Center Diskominfostandi Katingan, Jumat (16/10/2026). (Foto: Istimewa)
Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, membuka Sosialisasi dan Pembentukan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Muda Kasongan Tahun 2026 di Media Center Diskominfostandi Katingan, Jumat (16/10/2026). (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan membentuk Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Muda Kasongan untuk mendorong generasi muda lebih aktif menyebarkan informasi yang benar, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.


Program tersebut dibuka langsung oleh Kepala Diskominfostandi Katingan, Hotden Manto Manalu, di Media Center Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini diikuti pelajar SMP dan SMA di wilayah Kasongan sebagai langkah awal meningkatkan literasi digital sekaligus memperluas keterlibatan anak muda dalam pengelolaan informasi publik.


Dalam sambutannya, Hotden mengatakan perkembangan media digital memberikan peluang bagi generasi muda untuk berbagi pengetahuan dan memperkenalkan berbagai potensi daerah. Namun, derasnya arus informasi juga diiringi tantangan berupa hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, dan konten menyesatkan.


Karena itu, ia menilai kemampuan memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya menjadi hal penting. Generasi muda perlu membangun kebiasaan bermedia sosial secara kritis dan bertanggung jawab agar tidak ikut menyebarkan informasi yang merugikan orang lain.


“Saya berharap KIM Muda Kasongan tidak hanya menjadi komunitas yang memiliki nama dan kepengurusan, tetapi benar-benar menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkarya, berkreasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Katingan,” ujarnya.


Hotden juga mendorong para pelajar memanfaatkan platform digital, seperti Instagram, TikTok, dan Facebook, untuk menghasilkan konten yang informatif dan menarik. Informasi mengenai budaya lokal, pendidikan, pelayanan publik, peluang usaha, hingga pembangunan daerah dapat dikemas dengan pendekatan kreatif agar lebih mudah dipahami masyarakat.


Menurutnya, peran KIM tidak terbatas pada penyebaran informasi dari pemerintah kepada masyarakat. Komunitas ini juga dapat menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan persoalan warga kepada pihak terkait melalui jalur komunikasi yang tepat.


Dengan begitu, komunikasi publik diharapkan berjalan dua arah. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan masukan bagi peningkatan pelayanan dan pembangunan daerah.


Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfostandi Katingan, Diahkomalasari Dharmawansyah, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan peran dan fungsi KIM sebagai mitra pemerintah dalam pengelolaan serta penyebarluasan informasi publik.


Pembentukan KIM Muda Kasongan juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman pelajar mengenai literasi digital, verifikasi informasi, etika bermedia sosial, dan produksi konten kreatif. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep KIM, cara mengidentifikasi informasi tidak benar, serta pemanfaatan platform digital untuk menyebarkan informasi edukatif.


Selain pembekalan materi, kegiatan ini menjadi langkah awal membangun komunitas dengan kepengurusan, pembagian peran, dan rencana kegiatan yang jelas. Para peserta diharapkan dapat mengembangkan keterampilan menulis, mengambil gambar, membuat video, mengelola media sosial, serta menyajikan informasi secara menarik.


Melalui KIM Muda Kasongan, Diskominfostandi Katingan berharap generasi muda dapat berkontribusi dalam menyebarkan informasi berkualitas, memperkenalkan potensi daerah, dan memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page