Gudang PT Intiboga Mandiri di Palangka Raya Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp5,5 Miliar

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Gudang PT Intiboga Mandiri di Jalan G. Obos, Jalan Talenta, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, terbakar hebat pada Jumat (11/9/2026) dini hari.
Api dilaporkan mulai terlihat sekitar pukul 00.44 WIB setelah warga melaporkan kejadian tersebut. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan melalap sebagian besar bangunan gudang yang berada di belakang Kantor BRI Unit G Obos.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.
“Kami menerima laporan dari warga sekitar pukul 00.44 WIB dan bergegas menuju ke lokasi kejadian,” kata Alfrianto saat meninjau proses pemadaman.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membumbung tinggi dan membakar bangunan yang digunakan sebagai gudang mi instan serta berbagai jenis makanan ringan.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama. Selain keterbatasan ketersediaan air, petugas menghadapi banyak material yang mudah terbakar di dalam gudang, seperti karton, mi instan, minyak goreng, tepung, dan sejumlah bahan berbahan plastik.
“Kendala di lapangan selain ketersediaan air, banyak bahan yang mudah terbakar seperti karton, mie instan dan minyak goreng,” ujar Alfrianto.
Petugas membutuhkan waktu sekitar 9,5 jam untuk menyelesaikan proses pemadaman hingga pendinginan. Hingga Jumat pagi, sejumlah personel masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Kepala Bagian Operasi Emergency Response Palangka Raya, Yustinus Exaudi, mengatakan masih terdapat sejumlah titik api yang sulit dijangkau saat proses pendinginan.
“Regu satu Damkar masih melakukan pendinginan. Masih ada beberapa titik api yang sulit dipadamkan,” kata Yustinus.
Besarnya kobaran api sempat mengancam bangunan perkantoran dan rumah warga di sekitar lokasi. Warga juga mengaku sempat mendengar suara seperti kayu patah sebelum api terlihat dari dalam gudang.
“Tidak lama setelah terdengar suara itu, api sudah terlihat dari dalam gudang,” kata seorang warga di lokasi.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, tidak terdapat aktivitas di dalam gudang saat kebakaran terjadi.
Alfrianto memperkirakan kerugian materi akibat kebakaran sementara mencapai sekitar Rp5,5 miliar. Namun, angka tersebut masih akan diverifikasi melalui pemeriksaan lebih lanjut di lapangan.
“Untuk kerugian materi perkiraan sementara kurang lebih sekitar Rp5,5 miliar. Nanti tim kami akan melakukan invest ke lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum diketahui. Tim Inafis kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk mencari sumber api dan memastikan penyebab kejadian.
“Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi rekan-rekan Inafis,” kata Yustinus.
Petugas tetap bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Masyarakat juga diimbau memastikan kondisi rumah maupun bangunan dalam keadaan aman dari potensi kebakaran sebelum ditinggalkan.
“Semoga ke depan kejadian serupa tidak terulang dan masyarakat kami minta untuk lebih waspada dalam beraktivitas,” demikian Alfrianto. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments