top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Halikinnor Rotasi 16 Pejabat Eselon II, Diana Setiawan Jadi Pj Sekda Kotim

4 minutes ago
3 min read
Bupati Kotim Halikinnor melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat dalam rangka penataan birokrasi di lingkungan Pemkab Kotim. (Foto: Istimewa)
Bupati Kotim Halikinnor melantik dan mengambil sumpah sejumlah pejabat dalam rangka penataan birokrasi di lingkungan Pemkab Kotim. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali melakukan penataan birokrasi. Sebanyak 16 pejabat pimpinan tinggi pratama mendapat amanah baru melalui mutasi dan pengisian jabatan, Jumat (11/9/2026).


Pada hari yang sama, Diana Setiawan juga resmi dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kotim menggantikan Umar Kaderi. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Gedung Serbaguna Sampit.


Penataan 16 pejabat tersebut mencakup sejumlah posisi strategis, mulai dari kepala dinas dan badan, asisten sekretariat daerah, Sekretaris DPRD hingga staf ahli bupati.


Berdasarkan keputusan Bupati Kotawaringin Timur, pejabat yang mendapat posisi baru yakni Marjuki sebagai Kepala Dinas Perikanan, Hawianan sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, serta Multazam sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.


Selanjutnya, Agus Tripurna Tangkasiang dipercaya sebagai Sekretaris DPRD Kotim, Rihel sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Wim RK Benung sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, serta Waren sebagai Kepala Dinas Sosial.


Posisi lainnya ditempati Ahmad Sarwo Oboy sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Imam Subekti sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Muhammad Saleh sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Alang Arianto sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah.


Kemudian Muhammad Irfansyah sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rody Kamislam sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Muslih sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan, Gusti Mukafi sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Hari Ramadhani sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.


Penataan tersebut disebut dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta yang telah mendapatkan persetujuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI. Dari 16 pejabat yang dilantik, 14 di antaranya merupakan pejabat yang dimutasi, sedangkan dua lainnya dipercaya mengisi jabatan yang sebelumnya kosong.


Bupati Kotim Halikinnor mengatakan pergeseran tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan kompetensi pejabat.


“Jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Halikinnor.


Ia meminta seluruh pejabat yang baru mendapat amanah segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta meningkatkan kinerja perangkat daerah.


“Saya harap para pejabat yang dilantik bisa mengemban tugas dengan baik dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.


Selain pejabat pimpinan tinggi pratama, mutasi dan rotasi juga dilakukan terhadap sejumlah camat, lurah, sekretaris kecamatan, kepala seksi, kepala subbagian, sekretaris kelurahan, hingga kepala seksi di tingkat kelurahan.


Diana Setiawan Jadi Pj Sekda Kotim


Sementara itu, Diana Setiawan resmi menggantikan Umar Kaderi sebagai Pj Sekda Kotim. Diana yang berpangkat Pembina Tingkat I (IV/b) akan menjalankan tugas sementara hingga Sekda definitif terpilih melalui seleksi terbuka JPT Pratama.


Halikinnor mengatakan pergantian Pj Sekda dilakukan karena masa tugas pejabat sebelumnya memiliki batas waktu, sementara proses seleksi Sekda definitif masih berlangsung.


“Roda pemerintahan tidak boleh berhenti. Sambil menunggu Sekda definitif, tugas pemerintahan harus tetap berjalan dengan baik,” kata Halikinnor.


Ia meminta Diana segera melakukan konsolidasi internal, mengawal penyusunan dan penyerapan anggaran, serta memastikan koordinasi antarinstansi berjalan efektif.


“Saya minta segera melakukan konsolidasi internal dan memastikan koordinasi lintas sektoral berjalan cepat, efektif, dan tanpa hambatan,” tegasnya.


Halikinnor juga menyampaikan apresiasi kepada Umar Kaderi atas pengabdiannya selama menjabat Pj Sekda sejak 31 Oktober 2025.


Kepada seluruh pejabat yang baru dilantik, Halikinnor mengingatkan agar jabatan tidak dipandang sebagai kebanggaan semata, melainkan harus dibuktikan melalui kinerja dan pengabdian.


“Jangan berhenti pada kebanggaan jabatan. Tunjukkan hasil karya terbaik dari amanah yang saudara emban,” pesannya.


Ia juga meminta seluruh pejabat memperkuat komunikasi dan koordinasi, mengedepankan integritas, profesionalisme, disiplin, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page