Gubernur Kalteng Dorong Pelajar Balai Riam Serius Menempuh Pendidikan
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 3 min read

KALTENG NETWORK, SUKAMARA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengingatkan para pelajar untuk serius menempuh pendidikan dan membangun karakter sejak dini. Pesan tersebut disampaikan saat mengunjungi SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda Gubernur bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Sukamara. Selain berdialog dengan pelajar, rombongan juga meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan di sekolah tersebut.
Sekitar 450 peserta didik mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari SMAN 1 Balai Riam, SMAN 1 Permata Kecubung, SMK 1 Permata Kecubung, serta sejumlah pelajar SMP di wilayah sekitar.
Di hadapan para siswa, Agustiar menegaskan pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan dan pengangguran.
“Pendidikan adalah salah satu kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan, pengangguran, dan kebodohan. Jangan pernah putus asa. Anak-anak harus punya niat, kemauan, tekad, dan kesadaran untuk belajar serta membanggakan kedua orang tua,” pesan Agustiar.
Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Sikap (attitude) dan pola pikir (mindset) juga menjadi bagian penting yang perlu dibangun sejak masih berada di bangku sekolah.
Karena itu, ia meminta para pelajar memanfaatkan waktu dengan baik, menghormati orang tua, serta mendengarkan arahan guru selama mengikuti proses pendidikan.
“Kalau ingin sukses harus patuh kepada orang tua. Kalau di sekolah harus mendengarkan guru,” ujarnya.
Agustiar juga menekankan pentingnya hubungan yang baik antara orang tua dan guru. Orang tua diharapkan memberikan dukungan dan kepercayaan kepada guru dalam membimbing anak, sedangkan guru tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga membentuk karakter dan akhlak peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar turut menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan pendidikan dapat diakses seluruh anak. Ia meminta agar tidak ada pungutan yang justru menjadi beban bagi peserta didik, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Jangan ada beban untuk itu. Pendidikan harus bisa diakses oleh semua anak,” tegasnya.
Selain pendidikan, perhatian Gubernur juga diarahkan pada perlindungan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang berisiko. Para pelajar diminta menjaga diri serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas narkoba.
“Jauhi narkoba dan jauhi pergaulan yang tidak jelas. Ciptakan lingkungan yang bebas narkoba,” pesannya.
Suasana kunjungan berlangsung interaktif. Agustiar berdialog langsung dengan para pelajar melalui sejumlah pertanyaan mengenai karakter, attitude, mindset hingga pengetahuan umum.
Interaksi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Gubernur untuk memberikan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri, berani menyampaikan pendapat dan memiliki pola pikir positif dalam merencanakan masa depan.
Sementara itu, Bupati Sukamara Masduki menyampaikan apresiasi atas kunjungan Gubernur Kalteng bersama jajaran Forkopimda. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah di Kecamatan Balai Riam menjadi motivasi tersendiri bagi masyarakat dan para pelajar.
Masduki menjelaskan, Balai Riam merupakan salah satu wilayah yang berada di kawasan perbatasan Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Barat, tepatnya Kabupaten Ketapang. Kondisi tersebut membuat sekolah di wilayah Balai Riam juga menjadi pilihan bagi sebagian pelajar dari wilayah Kalimantan Barat.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat semakin mendorong para siswa untuk meningkatkan semangat belajar dan prestasi.
“Kunjungan ini diharapkan menjadi pendorong semangat dan motivasi bagi para siswa agar lebih giat belajar serta meningkatkan prestasi demi membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah Kalimantan Tengah,” harapnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari perhatian Pemerintah Provinsi Kalteng terhadap pemerataan pendidikan, termasuk di wilayah pedalaman dan perbatasan. Selain memastikan kondisi fasilitas pendidikan, kehadiran pemerintah di tengah pelajar diharapkan dapat memperkuat motivasi generasi muda untuk terus berkembang dan meraih cita-cita. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments