Gubernur Agustiar Salurkan Bantuan Pangan untuk 3.500 Mahasiswa Terdampak Karhutla

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan kepada 3.500 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Palangka Raya yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kabut asap.
Bantuan tersebut diserahkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Rabu (16/9/2026). Bantuan diprioritaskan bagi mahasiswa yang berasal dari wilayah pelosok dan pedalaman Kalteng serta mahasiswa yang dinilai membutuhkan dukungan akibat dampak Karhutla.
Selain bantuan pangan, mahasiswa juga menerima masker dan vitamin. Gubernur turut menyediakan asupan gizi berupa bubur kacang hijau dan telur sebagai bagian dari perhatian terhadap kondisi kesehatan mahasiswa di tengah kabut asap.
Dalam kegiatan tersebut, Agustiar menemui mahasiswa secara langsung dan berdialog untuk menyerap aspirasi mereka. Ia juga memberikan motivasi agar mahasiswa tetap semangat menjalani pendidikan dan tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita.
Agustiar mengatakan keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh tempat seseorang menempuh pendidikan, tetapi juga oleh kemauan, kerja keras, dan tekad untuk terus berkembang.
“Hidup ini tidak ada yang tidak mungkin. Kembali kepada diri kita sendiri, kemauan, semangat dan tekad yang besar,” pesan Agustiar.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak merasa rendah diri karena menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang mungkin tidak termasuk kampus ternama.
“Jangan minder dengan tempat kita sekolah. Di mana pun kita menuntut ilmu, yang menentukan adalah kemauan, kerja keras dan tekad untuk meraih keberhasilan,” ujarnya.
Menurut Agustiar, perkembangan teknologi digital juga dapat dimanfaatkan mahasiswa untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan kemampuan. Kemajuan teknologi memberikan ruang bagi generasi muda untuk belajar secara lebih luas sekaligus membuka berbagai peluang untuk mengembangkan potensi.
Pesan tersebut terutama ditujukan kepada mahasiswa yang berasal dari daerah pelosok dan pedalaman Kalteng agar keterbatasan akses tidak menjadi alasan untuk berhenti mengejar pendidikan dan cita-cita.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari perhatian Pemprov Kalteng terhadap masyarakat yang terdampak Karhutla. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, dukungan masker, vitamin, dan asupan gizi diberikan untuk membantu mahasiswa menghadapi kondisi udara yang terdampak kabut asap.
Melalui bantuan dan dialog secara langsung, pemerintah provinsi juga mendorong mahasiswa tetap melanjutkan aktivitas pendidikan dengan semangat dan tekad untuk mempersiapkan masa depan. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments