Lima Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8 Ditemukan di Seruyan

KALTENG NETWORK, KUALA PEMBUANG – Lima liferaft atau rakit penolong yang diduga berkaitan dengan KM Virgo Transport 8 ditemukan di pesisir Pantai Gantingan, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Rabu (16/9/2026).
Penemuan tersebut berawal dari informasi warga yang melihat benda menyerupai sekoci kapal di kawasan pesisir. Informasi kemudian diteruskan kepada pihak terkait untuk memastikan keberadaan dan identitas liferaft tersebut.
Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Tiga personel Ditpolairud bersama seorang anggota Babinsa berangkat sekitar pukul 11.00 WIB menuju kawasan tersebut melalui jalur pantai menggunakan sepeda motor.
Akses menuju lokasi cukup sulit karena kondisi jalan dipengaruhi pasang surut air laut. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam, tim tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan penyisiran.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putta, mewakili Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, membenarkan adanya informasi penemuan tersebut.
“Pada hari ini kami menerima informasi dari warga Desa Sungai Perlu terkait penemuan liferaft yang diduga milik KM Virgo Transport 8,” kata Dony.
Dari hasil penyisiran, petugas menemukan lima liferaft di lokasi yang berbeda dengan posisi saling berjauhan.
“Dari hasil penyisiran, kami menemukan lima liferaft milik KM Virgo Transport 8 dalam posisi yang berjauhan,” ujarnya.
Temuan tersebut kemudian diamankan sementara di Posko Karhutla Desa Sungai Perlu. Kelima liferaft belum dapat dievakuasi sepenuhnya karena keterbatasan sarana pengangkutan.
Penanganan temuan tersebut juga melibatkan sejumlah pihak. Kepolisian berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Sungai Perlu, Pos AL Kuala Pembuang, Basarnas Kotawaringin Timur, serta unsur terkait lainnya.
Kepala Desa Sungai Perlu Siti Halisah membenarkan adanya penemuan lima liferaft di wilayah desanya. Menurutnya, benda tersebut ditemukan di kawasan Pantai Gantingan, tepatnya RT 001 Desa Sungai Perlu.
“Ditemukan di pesisir pantai Desa Sungai Perlu, berlokasi di Pantai Gantingan, RT 001 Desa Sungai Perlu,” ujar Siti Halisah.
Berdasarkan hasil pengecekan awal, tidak ditemukan korban di sekitar lokasi. Hingga laporan tersebut dibuat, data korban masih nihil dan petugas masih melakukan penanganan serta koordinasi lebih lanjut.
Setelah memastikan kondisi di lokasi, tim Ditpolairud kembali menuju Kuala Pembuang sekitar pukul 16.00 WIB dan tiba sekitar pukul 18.30 WIB.
Dony mengatakan pencarian dan pengamanan liferaft akan dilanjutkan pada Kamis (17/9/2026). Tim gabungan Ditpolairud Polda Kalteng, Basarnas, dan Pos AL Kuala Pembuang akan kembali mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Besok tim gabungan akan menuju lokasi untuk mengambil dan mengamankan liferaft tersebut guna penanganan lebih lanjut,” katanya.
Petugas selanjutnya akan melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap lima liferaft tersebut sesuai prosedur yang berlaku. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments