4 hours ago2 min read



PURUK CAHU, KALTENG NETWORK – Wakil Ketua I DPRD Murung Raya, Kalimantan Tengah, Dina Maulidah, menyatakan dukungannya terhadap pelatihan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) sebagai bagian dari upaya mendorong perempuan mengembangkan kapasitas dan peluang untuk turut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga.
“Perempuan memiliki peran penting dalam ekonomi keluarga. Jangan ragu untuk memulai usaha, terus belajar, dan berani berinovasi agar usaha yang dijalankan bisa berkembang,” ujarnya di Puruk Cahu, Senin.
Dukungan tersebut disampaikan oleh Dina yang juga menjabat Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Murung Raya saat menghadiri pelatihan yang berlangsung di Aula Baperidda.
Dina menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian pelatihan yang dilaksanakan selama tiga bulan. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian materi, tetapi juga mencakup pendampingan langsung dari para mentor.
“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan bersungguh-sungguh,” tuturnya.
Dina juga mendorong para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan serta bera
ni mengembangkan potensi usaha yang dimiliki. Ia mengingatkan pentingnya mengikuti setiap tahapan pelatihan, termasuk proses pendampingan dan evaluasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat keterampilan dan kepercayaan diri dalam berwirausaha.
Selain itu, Dina menyoroti pentingnya pemanfaatan perkembangan teknologi, khususnya dalam pemasaran digital, agar produk yang dihasilkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
“Sekarang ini peluang sangat terbuka, terutama melalui digital marketing. Manfaatkan itu untuk mempromosikan produk ibu semua,” katanya.
Sebagai Ketua GOW, Dina juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan di Kabupaten Murung Raya.
Ia berharap melalui program UPPKA Naik Kelas, para peserta tidak hanya mengalami peningkatan dari sisi usaha, tetapi juga dalam pola pikir serta kemandirian ekonomi.
“Keberhasilan tidak datang secara instan. Butuh proses, kerja keras, dan konsistensi. Saya yakin jika dijalani dengan sungguh-sungguh, hasilnya akan baik,” demikian Dina Maulidah. -red




Comments