Bupati Murung Raya Hadiri Evaluasi Penanganan Karhutla Kalteng
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 hour ago
- 1 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (3/9/2026).
Rapat berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng dan dipimpin langsung Gubernur Kalteng Agustiar Sabran. Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalteng serta seluruh bupati dan wali kota se-Kalteng.
Evaluasi tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi pemerintah daerah dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
Dalam rapat, pemerintah daerah didorong untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat langkah pencegahan sejak dini. Koordinasi antarpihak juga menjadi perhatian untuk memastikan penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kebakaran di masing-masing wilayah.
Usai mengikuti rapat, Heriyus menegaskan pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, pemangku kepentingan terkait hingga masyarakat.
“Pencegahan harus menjadi langkah utama. Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan bersama seluruh unsur terkait agar potensi Karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin,” ujar Heriyus.
Menurutnya, upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan pemerintah dan aparat, tetapi juga perlu diperkuat hingga tingkat masyarakat. Edukasi dan peningkatan kesadaran dinilai penting agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.
Heriyus juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sebelum api meluas.
Pemkab Murung Raya, lanjutnya, berkomitmen mendukung langkah Pemprov Kalteng dalam mencegah dan menangani Karhutla. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kelestarian lingkungan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments