Wali Kota Palangka Raya Tinjau Posko Karhutla, Pastikan Personel Siaga
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau langsung Pos Lapangan Tanggap Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kamis (3/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel gabungan serta sarana dan prasarana pendukung dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah tersebut.
Dalam kunjungannya, Fairid mengecek kesiapan armada, peralatan pemadam, hingga pola pemantauan titik panas atau hotspot. Ia juga mengapresiasi personel gabungan yang terus bersiaga di kawasan rawan kebakaran.
“Kami mengapresiasi tinggi seluruh personel gabungan yang terus bersiaga di lapangan. Pemantauan dan penanganan cepat di wilayah rawan seperti Pahandut ini sangat krusial untuk mencegah api membesar,” ujar Fairid.
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan petugas di lapangan. Keterlibatan pemerintah, aparat gabungan, serta masyarakat diperlukan untuk mencegah munculnya titik api dan mengantisipasi penyebaran kebakaran.
“Penanganan karhutla butuh kerja sama dan sinergi semua pihak. Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang memicu kebakaran lahan. Mari kita jaga Kota Palangka Raya agar tetap aman, nyaman, dan terbebas dari kabut asap,” tegasnya.
Pemko Palangka Raya saat ini menyiagakan sejumlah posko lapangan di kawasan yang dinilai rawan Karhutla. Posko tersebut tidak hanya difungsikan untuk mendukung pemadaman, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan di lapangan.
Langkah tersebut mencakup kegiatan edukasi kepada masyarakat, patroli di kawasan rawan, pemantauan titik panas, serta dukungan penanganan kesehatan bagi warga yang terdampak asap.
Fairid berharap kesiapsiagaan seluruh unsur dan partisipasi masyarakat dapat membantu menekan risiko Karhutla sehingga dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan warga dapat diminimalkan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments