Pemko Palangka Raya Dorong Generasi Muda Perkuat Budaya Literasi
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan generasi muda melalui berbagai kegiatan, salah satunya Pemilihan Duta Baca Kota Palangka Raya Tahun 2026.
Kegiatan yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palangka Raya, Yohn Benhur Gohan Pangaribuan, di Aula Dispursip, Kamis (3/9/2026).
Dalam sambutannya, Benhur mengatakan perpustakaan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat. Salah satunya melalui program peningkatan pembudayaan kegemaran membaca (PKM).
Menurutnya, Pemilihan Duta Baca tidak sekadar menjadi ajang pemilihan figur, tetapi juga sarana untuk mengampanyekan pentingnya membaca dan menghadirkan sosok yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Pemilihan Duta Baca menjadi salah satu sarana untuk mengkampanyekan pentingnya membaca sekaligus menghadirkan figur yang dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat,” kata Benhur.
Ia menilai budaya membaca perlu dibangun sebagai kebiasaan dan bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sekadar aktivitas untuk memperoleh pengetahuan. Kebiasaan tersebut dapat membantu masyarakat memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir, serta memperoleh informasi yang bermanfaat untuk kehidupan dan pendidikan.
Benhur menempatkan generasi muda sebagai salah satu kelompok penting dalam mendorong tumbuhnya budaya literasi di Kota Palangka Raya. Karena itu, peserta Duta Baca diharapkan tidak hanya memiliki minat membaca, tetapi juga mampu menjadi teladan dan mengajak lingkungan sekitarnya melakukan hal serupa.
“Kalian adalah teladan yang menginspirasi generasi muda dan menunjukkan bahwa literasi bukan hanya sebuah aktivitas, tetapi gaya hidup yang membawa manfaat luar biasa bagi diri dan lingkungan,” ujarnya.
Menurut Benhur, lingkungan sekolah juga memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan membaca karena menjadi salah satu ruang utama bagi anak dan remaja untuk memperoleh pengetahuan.
Ia berharap kegiatan literasi dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas yang menarik dan sesuai dengan perkembangan generasi muda. Keberadaan Duta Baca juga diharapkan mampu menghadirkan figur yang dekat dengan pelajar sehingga pesan mengenai pentingnya membaca lebih mudah diterima.
“Literasi merupakan fondasi yang kokoh untuk membangun individu yang berkualitas, masyarakat yang cerdas, dan kota yang maju,” katanya.
Benhur juga mengingatkan agar semangat literasi tidak berhenti setelah rangkaian Pemilihan Duta Baca selesai. Para peserta diharapkan membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal.
Kemampuan membaca dan memahami informasi, lanjutnya, semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah dan memahami informasi secara bijak.
Pemko Palangka Raya pun mendorong keterlibatan pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi. Kolaborasi berbagai pihak dinilai diperlukan agar kesempatan membaca, belajar, dan mengembangkan pengetahuan dapat terbuka bagi seluruh kelompok usia.
“Yang kita harapkan bukan hanya munculnya seorang Duta Baca, tetapi tumbuhnya banyak anak muda yang memiliki kecintaan terhadap membaca dan mampu mengajak orang lain melakukan hal yang sama,” pungkas Benhur. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments