Wali Kota Palangka Raya Dorong Tiga Solusi Perkuat Penanganan Karhutla
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin meninjau sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya, Kamis (27/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran di lapangan berjalan optimal sekaligus mencari langkah pengendalian yang lebih efektif.
Sejumlah lokasi yang ditinjau di antaranya kawasan Jalan Tabak Kalsa dan Jalan Merdeka. Fairid melihat langsung kondisi lahan yang terdampak kebakaran serta berdiskusi dengan jajaran terkait mengenai perkembangan penanganan di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Fairid menyebut Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong tiga solusi untuk memperkuat upaya penanganan karhutla.
Solusi pertama yakni pembangunan sumur bor di sejumlah titik rawan. Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemadaman sekaligus pembasahan lahan yang terbakar.
Solusi kedua berupa penguatan operasi water bombing. Menurut Fairid, pemadaman melalui udara diperlukan untuk menjangkau titik api yang sulit atau tidak dapat diakses oleh petugas melalui jalur darat.
Sementara solusi ketiga yang dinilai penting adalah pembangunan Pos Lapangan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu bagi petugas di kawasan yang rawan terjadi kebakaran.
“Solusi ketiga yang terpenting adalah pembangunan Pos Lapangan sebagai pusat pemantauan dan koordinasi terpadu bagi petugas di sekitar wilayah rawan kebakaran,” ucap Fairid.
Fairid menegaskan kewaspadaan perlu terus ditingkatkan mengingat potensi karhutla masih dapat meluas. Pemerintah Kota Palangka Raya juga terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dan instansi terkait untuk mencegah api menjalar ke kawasan permukiman.
Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah dan petugas di lapangan. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam mencegah munculnya titik api.
Fairid mengimbau warga menjaga lingkungan sekitar dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
“Sinergi seluruh pihak sangat penting. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, agar kondisi Kota Palangka Raya tetap aman dan kondusif bagi kita semua,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya berharap penguatan sumber air, pemadaman melalui udara, serta keberadaan Pos Lapangan dapat mendukung respons yang lebih cepat terhadap karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas dan mengancam permukiman maupun aktivitas masyarakat di Kota Palangka Raya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments