Karhutla di Yos Sudarso Ujung, Delapan Warga Sempat Terjebak Kobaran Api
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Yos Sudarso Ujung, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (28/8/2026) sore. Kobaran api yang membesar sempat membuat delapan orang dalam satu keluarga terjebak karena akses menuju rumah mereka terbakar.
Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Selain akses menuju lokasi yang sulit, petugas juga mengalami keterbatasan sumber air. Kondisi tersebut diperparah dengan tiupan angin yang cukup kencang sehingga membuat api cepat menjalar ke lahan di sekitarnya.
Situasi tersebut membuat tim gabungan harus melakukan penanganan sekaligus evakuasi terhadap warga yang berada di kawasan terdampak. Satuan tugas yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Basarnas, Dankar Dinas Kehutanan Kalteng, serta relawan dikerahkan ke lokasi.
Dari delapan warga yang berada dalam satu keluarga, lima orang berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Sementara tiga orang lainnya masih berada di dalam rumah saat proses evakuasi berlangsung.
Ketiga warga tersebut sempat menolak dievakuasi karena khawatir terhadap kondisi aset dan barang-barang yang berada di rumah mereka. Namun, petugas TNI dan Polri terus berupaya membujuk agar mereka bersedia meninggalkan lokasi demi keselamatan.
Besarnya kobaran api dan akses jalan yang ikut terbakar membuat proses evakuasi menjadi tidak mudah. Petugas harus mempertimbangkan keselamatan warga sekaligus kondisi di sekitar lokasi yang masih terdampak kebakaran.
Tim gabungan hingga saat ini terus melakukan penanganan di lokasi, baik untuk mengendalikan kobaran api maupun memastikan seluruh warga yang terdampak dapat dievakuasi dari kawasan berbahaya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena karhutla tidak hanya mengancam kawasan lahan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan warga apabila api mendekati permukiman. Kecepatan angin dan keterbatasan sumber air menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dalam mengendalikan api.
Petugas mengimbau warga yang berada di sekitar kawasan terdampak agar mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan evakuasi apabila kondisi semakin membahayakan. Penanganan karhutla masih terus dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan permukiman dan area lainnya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments