top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

TPID Kotim Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi, Stok Beras di Sampit Dipastikan Aman

10 hours ago
1 min read
Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti Rakornas pengendalian inflasi secara daring dari Gedung B Setda Kotim (Foto: Diskominfo Kotim).
Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti Rakornas pengendalian inflasi secara daring dari Gedung B Setda Kotim (Foto: Diskominfo Kotim).

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pengendalian inflasi secara daring, Selasa (3/11/2026). Dalam rapat tersebut, ketersediaan dan distribusi beras menjadi salah satu perhatian dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan di daerah.


Kegiatan yang berlangsung dari Gedung B Sekretariat Daerah (Setda) Kotim itu dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Rakornas membahas evaluasi serta penyelarasan langkah strategis pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi.


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2026, Kota Sampit mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,55. Tingkat inflasi year-on-year (y-o-y) tercatat 4,21 persen, sedangkan inflasi month-to-month (m-to-m) mencapai 0,62 persen.


Data yang disampaikan dalam rapat tersebut juga mencatat inflasi pada komoditas beras di Kalimantan Tengah sebesar 17 persen.


Meski demikian, hasil pemantauan TPID yang diwakili Kepala Bidang Perdagangan DKUKMPP Kotim menunjukkan persediaan beras di Gudang Bulog Sampit masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.


Di sisi lain, distribusi beras menjadi salah satu tantangan yang perlu diperhatikan, terutama terkait dinamika harga beras lokal dan beras premium yang didatangkan dari Pulau Jawa.


Untuk mengantisipasi gejolak harga, Pemkab Kotim berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor, mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar murah, serta memantau perkembangan harga berbagai komoditas secara berkala.


Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur.


-red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page