top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Salurkan Bantuan untuk 312 Warga Cempaga, Bupati Kotim Minta Masyarakat Kurang Mampu Terdata

52 minutes ago
2 min read
Penyerahan bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera dan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Diskominfo Kotim).
Penyerahan bantuan Kartu Huma Betang Sejahtera dan paket sembako kepada masyarakat di Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur. (Foto: Diskominfo Kotim).

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di Kecamatan Cempaga, Selasa (3/11/2026). Bantuan tersebut berupa Kartu Huma Betang Sejahtera dari Gubernur Kalimantan Tengah untuk 312 warga serta paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, dan gula pasir.


Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Kecamatan Cempaga dan dihadiri Bupati Kotim Halikinnor bersama Wakil Bupati serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.


Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kotim melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera.


Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


Selain penyaluran bantuan, Halikinnor juga menyampaikan bahwa kondisi cuaca mulai membaik setelah hujan turun. Ia berharap hujan terus berlanjut sehingga kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat segera berakhir dan aktivitas masyarakat kembali normal.


Dalam kegiatan itu, Bupati juga menanggapi keluhan masyarakat mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Ia menyebut telah menginstruksikan Dinas Sosial, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan serta membantu proses pengaktifan kembali kepesertaan warga yang membutuhkan.


Pemkab Kotim, lanjutnya, telah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp60 miliar untuk mendukung akses pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat.


Halikinnor juga meminta camat, lurah, kepala desa, hingga ketua RT dan RW lebih aktif memantau kondisi warga di lingkungan masing-masing. Pendataan perlu diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu, lanjut usia yang hidup sebatang kara, serta warga yang menempati rumah tidak layak huni.


Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar pemerintah dalam memberikan penanganan sesuai kebutuhan, termasuk bantuan perbaikan rumah maupun biaya hidup.


Melalui berbagai program bantuan sosial dan pelayanan kesehatan tersebut, Pemkab Kotim berharap koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan perangkat wilayah semakin kuat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh perhatian dan bantuan secara tepat sasaran.


-red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page