Tekan Pengeluaran Rumah Tangga, Distanketpang Palangka Raya Bagikan Bibit Cabai Gratis

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distanketpang) Kota Palangka Raya menyediakan bibit cabai gratis bagi masyarakat sebagai upaya mendorong pemanfaatan pekarangan rumah dan membantu keluarga memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
Program ini juga menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam menghadapi kenaikan harga cabai yang berpotensi menambah beban pengeluaran rumah tangga dan memicu inflasi.
Kepala Distanketpang Kota Palangka Raya, Sugiyanto, mengatakan masyarakat yang ingin mendapatkan bibit dapat datang langsung ke kebun bibit di belakang kantor Distanketpang, Jalan Soekarno. Warga hanya perlu membawa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) untuk keperluan pendataan.
“Bagi masyarakat yang berminat, bisa datang langsung ke kebun bibit di belakang kantor Distanketpang, Jalan Soekarno. Syaratnya cukup membawa fotokopi KTP untuk pendataan,” ujar Sugiyanto, Rabu (14/10/2026).
Selain cabai, Distanketpang turut menyediakan bibit tanaman lain, seperti bunga telang dan tomat. Layanan ini terbuka bagi masyarakat umum dan tidak terbatas pada kelompok tani tertentu.
Warga dapat mengambil bibit sesuai kebutuhan selama persediaan masih tersedia. Meski jumlahnya terbatas, program tersebut diharapkan mendorong semakin banyak keluarga mulai menanam tanaman pangan di lingkungan rumah masing-masing.
Sugiyanto menjelaskan, menanam cabai relatif mudah dilakukan dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Masyarakat dapat memanfaatkan pot atau area pekarangan untuk menanam tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu dapur.
Dengan menanam sendiri, keluarga berpeluang mengurangi pengeluaran untuk membeli cabai dan sejumlah kebutuhan pangan lainnya. Upaya ini juga diharapkan membantu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan cabai dari luar daerah.
“Penyediaan bibit ini bukan hanya untuk merespons kondisi karhutla, melainkan juga untuk mendukung pemanfaatan pekarangan sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan keluarga,” jelasnya.
Ia mengajak masyarakat Palangka Raya memanfaatkan fasilitas tersebut dengan mulai menanam tanaman pangan sesuai kondisi dan ketersediaan lahan di rumah. Selain membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, kebiasaan ini diharapkan dapat menjadi langkah sederhana dalam menghadapi fluktuasi harga komoditas di pasaran.
Melalui penyediaan bibit gratis, Distanketpang berharap pemanfaatan pekarangan semakin berkembang dan ketahanan pangan keluarga dapat diperkuat secara berkelanjutan.
-red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments