Rumah Kayu di Kotawaringin Lama Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Sebuah rumah warga di RT 01, Kelurahan Kotawaringin Hilir, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), hangus dilalap si jago merah pada Jumat (26/6/2026). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta.
Rumah milik Zaini yang mayoritas berbahan kayu tidak dapat diselamatkan. Setelah api berhasil dipadamkan, bangunan hanya menyisakan bagian tiang dan lantai.
Kebakaran yang terjadi di kawasan bantaran Sungai Lamandau itu sempat menyulitkan proses pemadaman. Selain akses menuju lokasi yang terbatas, besarnya kobaran api dan material bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Warga sekitar berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas. Namun, upaya tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api yang terus membesar.
Camat Kotawaringin Lama, Trias Agung Wibowo, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran.
"Kami sudah berupaya secepat mungkin tiba di lokasi. Dalam waktu sekitar 10 menit unit sudah berada di tempat kejadian, tetapi saat itu api sudah sangat besar dan bangunan yang didominasi material kayu tidak dapat diselamatkan," ujarnya.
Dalam proses penanganan, satu unit mobil pemadam kebakaran hibah dari BPBD untuk Kecamatan Kotawaringin Lama mengalami kerusakan. Kaca kendaraan tersebut pecah dan diduga dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab saat proses pemadaman berlangsung.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Sementara itu, pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu yang lebih mudah terbakar apabila terjadi percikan api.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kebakaran, termasuk menjaga instalasi listrik tetap aman serta memastikan akses menuju lokasi permukiman dapat mendukung proses penanganan darurat apabila terjadi musibah serupa. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments