top of page

Rencana Pembangunan Drainase Jalan Panjaitan, Pedagang dan Warga Diajak Berdiskusi

Pedagang dan warga mengikuti sosialisasi rencana pembangunan drainase permanen di sepanjang Jalan Panjaitan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur di Aula Kelurahan Ketapang, Selasa (9/6/2026). (Foto. Dok. Nafiri)
Pedagang dan warga mengikuti sosialisasi rencana pembangunan drainase permanen di sepanjang Jalan Panjaitan yang digelar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur di Aula Kelurahan Ketapang, Selasa (9/6/2026). (Foto. Dok. Nafiri)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berencana membangun drainase permanen di sepanjang Jalan MT Haryono-Panjaitan sebagai salah satu upaya mengatasi persoalan banjir di Kota Sampit.


Untuk mendukung kelancaran proyek tersebut, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang menggelar sosialisasi kepada pedagang dan warga yang beraktivitas maupun bermukim di kawasan terdampak pembangunan. Kegiatan berlangsung di Aula Kelurahan Ketapang, Selasa (9/6/2026).


Sosialisasi dihadiri para pedagang, warga sekitar, serta perwakilan Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Cipta Karya. Pertemuan tersebut bertujuan memberikan informasi terkait rencana pembangunan sekaligus menyerap masukan dari masyarakat.


Camat Mentawa Baru Ketapang, Irpansyah, mengatakan pembangunan drainase diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan dan berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.


“Kami mengundang para pedagang dan warga yang berada di sepanjang jalur pembangunan untuk menyampaikan informasi terkait rencana kegiatan ini sekaligus mendengarkan masukan dari mereka,” ujarnya.


Menurut Irpansyah, pemerintah daerah ingin memastikan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan persoalan di kemudian hari. Karena itu, komunikasi dengan masyarakat terdampak menjadi bagian penting dalam proses persiapan pembangunan.


Selain pedagang, sejumlah warga yang tinggal di sepanjang ruas jalan tersebut juga diperkirakan akan terdampak, terutama jika terdapat bagian lahan yang masuk dalam area pekerjaan drainase.


Melalui sosialisasi tersebut, pemerintah daerah berharap tercapai kesepahaman antara masyarakat dan pihak terkait sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berlangsung dengan baik.


Pembangunan drainase permanen ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas saluran air dan memperlancar aliran drainase, sehingga dapat mengurangi potensi genangan maupun banjir yang kerap terjadi di sejumlah kawasan Kota Sampit. -red


Penulis: Angel

Editor: Nafiri

Comments


bottom of page