top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemprov Kalteng Tegaskan Karhutla Masih Terkendali, Penanganan Terus Diperkuat

Pemprov Kalteng bersama TNI dan Polri memperkuat personel serta sarana penanganan karhutla setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Tengah. (Foto: MMC Kalteng)
Pemprov Kalteng bersama TNI dan Polri memperkuat personel serta sarana penanganan karhutla setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kalimantan Tengah. (Foto: MMC Kalteng)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama TNI dan Polri menegaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalteng masih dapat dikendalikan. Sinergi lintas sektor terus diperkuat untuk mencegah kebakaran meluas dan menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.


Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Markas Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Senin (24/8/2026). Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan kondisi tersebut juga menjadi perhatian Presiden RI Prabowo Subianto saat meninjau langsung penanganan karhutla di Kalteng.


“Setelah melihat langsung kondisi di lapangan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi terhadap situasi di Kalimantan Tengah. Ini menunjukkan bahwa penanganan karhutla yang dilakukan secara bersama-sama berjalan dengan baik,” ujar Agustiar.


Berdasarkan data akumulasi sejak Januari 2026, tercatat 22.203 hotspot atau titik panas dan 1.739 fire spot atau titik api. Luas lahan terbakar mencapai sekitar 7.634 hektare, meningkat dari data awal sekitar 4.920 hektare.


Dalam pemantauan harian, tercatat 858 hotspot dan 53 fire spot, dengan tambahan luas lahan terbakar sekitar 190,96 hektare. Sebaran lahan terbakar antara lain berada di Kabupaten Kotawaringin Timur seluas 1.686 hektare, Kotawaringin Barat 508,5 hektare, Kota Palangka Raya 484,2 hektare, dan Barito Timur 14,7 hektare.


Meski kondisi karhutla masih menjadi perhatian, pemerintah menilai aktivitas masyarakat, pendidikan, pemerintahan, dan perekonomian masih berjalan normal. Karena itu, status penanganan saat ini masih berada pada Siaga Darurat dan belum ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat.


Agustiar juga mengingatkan pentingnya penyampaian informasi yang akurat mengenai kondisi karhutla. Ia meminta media melakukan konfirmasi dan koordinasi sebelum menyampaikan informasi kepada masyarakat agar pemberitaan tidak menimbulkan kesalahpahaman.


“Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam situasi seperti ini. Kami berharap setiap informasi yang disampaikan dapat melalui proses konfirmasi terlebih dahulu sehingga pemberitaan yang muncul benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” katanya.


Sementara itu, Kapolda Kalteng Iwan Kurniawan mengatakan penguatan personel terus dilakukan, khususnya untuk mempercepat penanganan karhutla di Kota Palangka Raya. Penanganan melibatkan kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat peduli api.


Saat ini terdapat sekitar 29 kelompok relawan pemadam api dengan total kurang lebih 120 personel di Palangka Raya yang telah disebar ke sejumlah titik rawan untuk membantu pemadaman dan pendinginan.


Dari unsur TNI, Aslog Kasdam XXII/Tambun Bungai Aji Suwijo mengatakan dukungan sarana dan prasarana juga terus diperkuat. Sebelumnya, sebanyak 149 unit kendaraan pemadam kebakaran dan 100 unit kendaraan tangki air telah didistribusikan ke kabupaten/kota yang memiliki potensi karhutla tinggi.


Setelah kunjungan Presiden Prabowo, pemerintah pusat kembali mengirimkan bantuan peralatan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara. Bantuan tersebut meliputi 500 unit pompa air beserta perlengkapannya, alat berat, masker, alat pelindung diri, drone, chainsaw, gas mask, serta senter kepala waterproof.


Tambahan peralatan berupa flexible water tank juga disiapkan untuk mendukung penanganan di lapangan. Peralatan tersebut diharapkan dapat mendekatkan sumber air ke lokasi kebakaran sehingga proses pemadaman dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.


Aji mengingatkan masyarakat agar turut memperkuat pencegahan dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.


Pemprov Kalteng bersama TNI, Polri, pemerintah kabupaten/kota, relawan, dan masyarakat akan terus memperkuat koordinasi serta kesiapsiagaan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah karhutla meluas sekaligus menjaga aktivitas masyarakat dan perekonomian tetap berjalan normal. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page