Progres Peningkatan Jalan Tumbang Atei–Tumbang Manggu di Katingan Capai 80 Persen

KALTENG NETWORK, KATINGAN – Peningkatan akses jalan yang menghubungkan Desa Tumbang Atei hingga Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei, Kabupaten Katingan, terus dikerjakan. Hingga Senin (26/10/2026), progres keseluruhan pekerjaan dilaporkan mencapai 80 persen.
Pekerjaan yang berlangsung mencakup pelebaran dan perapian jalan sepanjang sekitar tiga kilometer pada ruas Desa Kuluk Habuhus hingga Desa Kamanto. Peningkatan akses tersebut diharapkan memperlancar perjalanan warga antardesa sekaligus memudahkan distribusi hasil bumi dari wilayah pedalaman.
Untuk memantau perkembangan pekerjaan, Komandan Kodim (Dandim) 1019/Katingan, Letkol Kav. Prima Wahyudi, PSC (J), GDDSS, meninjau langsung lokasi kegiatan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, sekaligus memperhatikan kualitas hasil pengerjaan.
Pelebaran dan perapian jalan dikerjakan personel gabungan Kodim 1019/Katingan dan Yonif TP dengan dukungan satu unit buldoser. Personel yang terlibat di lapangan antara lain Sertu Saifudin dari Kodim 1019/Katingan dan Serda Fidran dari Yonif TP.
Setelah penanganan pada ruas yang sedang dikerjakan, kegiatan direncanakan berlanjut ke wilayah Desa Kamanto. Tahapan berikutnya diharapkan semakin mendukung keterhubungan desa-desa di Kecamatan Sanaman Mantikei.
Prima Wahyudi menegaskan, personel akan terus mengawal pelaksanaan pekerjaan dengan memperhatikan percepatan, disiplin, dan keselamatan kerja.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga kualitas pekerjaan sehingga peningkatan jalan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Akses jalan yang lebih baik dinilai penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari warga, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mempermudah perjalanan menuju pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi.
Selain pelaksanaan pembangunan, masyarakat juga diharapkan turut menjaga dan merawat jalan setelah pekerjaan selesai. Perawatan bersama diperlukan agar akses tersebut tetap dapat digunakan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
Dengan progres yang telah mencapai 80 persen, kelanjutan pekerjaan pada jalur penghubung antardesa ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pemerataan pembangunan di Kabupaten Katingan.
-red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments