Sekda Katingan Buka Sosialisasi SP2D Online, Tekankan Keamanan Transaksi Keuangan Daerah

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan menyosialisasikan pelaksanaan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) secara daring melalui aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI) untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Katingan, Senin (26/10/2026), dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan Christian Rain. Sosialisasi ini diikuti para pengelola keuangan daerah, khususnya bendahara dan operator di lingkungan pemerintah kabupaten, dengan menghadirkan narasumber dari Bank Kalteng Provinsi Kalimantan Tengah.
Christian mengatakan, penerapan SP2D Online merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah. Sistem tersebut diharapkan mendukung proses pencairan dana yang lebih efektif, akurat, transparan, dan akuntabel.
Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan penerapan sistem digital tidak hanya bergantung pada teknologi. Keandalan layanan, kesiapan infrastruktur, serta kemampuan pengelola dalam merespons kendala juga menjadi faktor penting agar proses pencairan dana tidak menghambat pelaksanaan kegiatan pemerintah daerah.
Christian menekankan perlunya pemeliharaan sistem secara berkelanjutan dan penanganan cepat terhadap masalah yang muncul selama penerapan.
Selain kelancaran layanan, keamanan transaksi keuangan digital juga menjadi perhatian. Menurutnya, kemudahan dan kecepatan proses daring harus diimbangi pengendalian yang memadai untuk mencegah penyalahgunaan akses dan kesalahan transaksi.
Ia mengibaratkan sistem digital seperti mobil Formula 1 yang melaju dengan kecepatan tinggi, tetapi tetap membutuhkan sistem pengereman yang andal. Artinya, percepatan pelayanan harus berjalan seiring dengan penguatan pengawasan dan keamanan transaksi.
Christian juga meminta para bendahara dan operator memahami seluruh prosedur pelaksanaan SP2D Online, mengikuti setiap tahapan dengan cermat, serta memastikan ketepatan data sebelum melakukan transaksi.
Masukan dari pengguna sistem, termasuk bendahara yang berpengalaman dalam pengelolaan keuangan daerah, dinilai penting untuk mengidentifikasi kendala dan mendukung penyempurnaan mekanisme validasi data, alur pembayaran, serta pelaporan.
Dalam pengelolaan belanja daerah, ia turut mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian. Pelaksanaan kegiatan harus memperhatikan ketersediaan anggaran dan ketentuan yang berlaku agar kondisi kas daerah tetap terjaga serta kewajiban pemerintah dapat dipenuhi secara bertanggung jawab.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap para peserta memahami mekanisme SP2D Online melalui SIPD RI dan mampu menerapkannya sesuai prosedur. Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan keuangan daerah yang tertib, aman, transparan, dan akuntabel.
Christian kemudian secara resmi membuka kegiatan sosialisasi tersebut.
-red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments