Presiden Prabowo Ganti Pimpinan Badan Gizi Nasional, Program Makan Bergizi Gratis Dipastikan Tetap Berjalan
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan efektivitas pelaksanaan program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keputusan tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6/2026).
Prasetyo menjelaskan, pergantian pimpinan dilakukan setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama menjalankan program-program strategis pemerintah.
“Pada hari ini Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan organisasi,” ujarnya.
Dalam keputusan tersebut, Presiden memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Selain itu, dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga digantikan.
Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Sementara posisi Wakil Kepala BGN dipercayakan kepada Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.
Pemerintah menyampaikan apresiasi atas kontribusi pimpinan sebelumnya yang dinilai telah berperan dalam membangun fondasi kelembagaan BGN sejak awal pembentukannya.
Menurut Prasetyo, evaluasi yang dilakukan pemerintah mencakup sejumlah aspek penting, mulai dari tata kelola organisasi, kedisiplinan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP), hingga pengawasan kualitas makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis.
“Beberapa catatan evaluasi berkaitan dengan tata kelola, kedisiplinan menjalankan SOP, serta konsistensi dalam menjaga kualitas makanan yang telah ditetapkan,” katanya.
Meski terjadi pergantian pimpinan, pemerintah memastikan seluruh program dan layanan BGN tetap berjalan normal tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Prasetyo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo yang akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitas pelaksanaannya.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali. Seluruh unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya seperti biasa,” tegasnya.
Pemerintah berharap perubahan kepemimpinan ini dapat memperkuat kinerja organisasi sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis semakin efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
Program tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana















Comments