top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemko Palangka Raya Salurkan Insentif bagi Hampir 1.000 Pemuka Agama dan Penyuluh

19 hours ago
2 min read
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menghadiri Sosialisasi Pemuka Agama, Penyuluh Pembangunan dan Pendidik Non-ASN di Gedung Palampang Tarung. (Foto: MC Palangka Raya).
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menghadiri Sosialisasi Pemuka Agama, Penyuluh Pembangunan dan Pendidik Non-ASN di Gedung Palampang Tarung. (Foto: MC Palangka Raya).

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengalokasikan insentif bagi sekitar 1.000 pemuka agama, penyuluh pembangunan, dan tenaga pendidik non-ASN pada 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan moral, keagamaan, dan karakter masyarakat.


Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pemuka Agama, Penyuluh Pembangunan dan Pendidik Non-ASN yang dihadiri Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin di Aula Gedung Palampang Tarung, Kamis (24/9/2026).


Fairid mengatakan, pemuka agama memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan, membentuk karakter, serta membimbing masyarakat agar hidup berdampingan secara damai dan toleran.


“Para ustaz, ustazah, tokoh, dan pemuka agama selama ini turut berperan besar dalam pembinaan kehidupan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Kota Palangka Raya,” ujar Fairid.


Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mencakup pembangunan manusia secara utuh, termasuk karakter, moral, dan nilai-nilai keagamaan.


Ia menilai pemuka agama dan pendidik keagamaan memiliki posisi strategis sebagai penyuluh pembangunan berbasis nilai agama. Selain membina masyarakat, mereka juga berperan menyampaikan informasi dan mendorong kesadaran warga dalam menjaga persatuan serta toleransi.


Karena itu, Fairid menyambut baik sosialisasi yang difasilitasi Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Palangka Raya tersebut. Kegiatan ini menjadi sarana penyampaian informasi dan pengarahan teknis terkait penyaluran insentif bagi pemuka agama dan pendidik non-ASN.


Fairid mengakui insentif yang diberikan belum sebanding dengan pengabdian dan dedikasi para penerima dalam membimbing masyarakat.


“Pemerintah Kota Palangka Raya menyadari betul bahwa insentif yang dialokasikan ini mungkin belum sebanding dengan besarnya pengorbanan, keikhlasan, dan dedikasi waktu serta pikiran yang Bapak dan Ibu curahkan,” jelasnya.


Meski demikian, ia berharap dukungan tersebut menjadi bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah atas kontribusi para pemuka agama dan pendidik non-ASN dalam pembangunan sumber daya manusia.


Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada penerima manfaat. Pemberian perlindungan jaminan sosial tersebut ditujukan untuk mendukung keamanan para pemuka agama dan pendidik non-ASN selama menjalankan tugas pengabdian.


Sementara itu, Ketua BKPRMI Kota Palangka Raya, Sumadi, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemko terhadap tenaga keagamaan dan pendidik non-ASN.


Ia menyebutkan, pada 2026 sebanyak 800 ustaz dan ustazah akan menerima insentif. Selain itu, hampir 200 penyuluh pembangunan juga mendapatkan dukungan serupa, sehingga total penerima mendekati 1.000 orang.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Palangka Raya atas perhatian yang diberikan kepada pemuka agama, tokoh agama dan penyuluh agama di Kota Palangka Raya,” kata Sumadi.


Menurutnya, insentif tersebut tidak hanya membantu secara finansial, tetapi juga menjadi bentuk pengakuan terhadap peran tenaga keagamaan dalam pembinaan masyarakat. Ia menilai perhatian itu berarti, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.


Sumadi menjelaskan, pembayaran insentif mencakup periode April hingga Oktober 2026. Sementara itu, untuk guru non-ASN, tahap pertama pembayaran diberikan untuk tiga bulan.


Ia berharap dukungan pemerintah dapat terus memotivasi pemuka agama, penyuluh, serta guru pembimbing pendidikan keagamaan untuk menjalankan pembinaan secara konsisten dan berkontribusi dalam pembangunan karakter masyarakat Palangka Raya.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page