Pemko Palangka Raya Bagikan 10.000 Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan membagikan 10.000 masker gratis kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pembagian masker dipusatkan di kawasan Pelabuhan Kereng Bangkirai, salah satu destinasi wisata di Kota Palangka Raya yang masih ramai dikunjungi masyarakat dan wisatawan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap dan partikel berbahaya di udara.
“Dalam menghadapi kondisi kabut asap saat ini, Pemko Palangka Raya membagikan 10.000 masker kepada warga sekitar maupun pengunjung yang berada di kawasan Kereng Bangkirai,” ujar Riduan, Minggu (20/9/2026).
Menurutnya, penggunaan masker penting dilakukan masyarakat, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Paparan asap dalam kondisi kualitas udara yang menurun dapat meningkatkan risiko gangguan pada saluran pernapasan.
Kawasan Kereng Bangkirai menjadi salah satu lokasi yang menjadi perhatian karena aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan masih berlangsung. Kondisi tersebut membuat warga maupun pengunjung tetap perlu memperhatikan perlindungan kesehatan selama berada di ruang terbuka.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Imbauan tersebut terutama berlaku ketika kondisi kabut asap semakin tebal.
Riduan meminta masyarakat tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah dan tidak mengabaikan gejala gangguan kesehatan yang muncul akibat paparan asap.
“Harapan kami, masyarakat dapat tetap menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan pemerintah. Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami keluhan seperti batuk atau sesak napas,” pungkasnya.
Pemko Palangka Raya terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kabut asap masih terjadi. Penggunaan masker dan pembatasan aktivitas di luar ruangan menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat di tengah penanganan karhutla. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments