top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemkab Katingan Perkuat Koordinasi Cegah dan Tangani Karhutla

3 hours ago
2 min read
Evaluasi penanganan karhutla di Katingan membahas kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau serta penguatan dukungan dunia usaha. (Foto: Portal Kab Katingan)
Evaluasi penanganan karhutla di Katingan membahas kesiapsiagaan menghadapi puncak musim kemarau serta penguatan dukungan dunia usaha. (Foto: Portal Kab Katingan)

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung.


Langkah tersebut dibahas dalam Rapat Evaluasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan yang dipimpin Wakil Bupati Katingan, Firdaus, di Ruang Rapat Bupati Katingan, Kamis (10/9/2026).


Rapat tersebut menjadi forum untuk mengevaluasi langkah yang telah dilakukan sekaligus menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi karhutla.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Katingan, Yobie Sandra, menyampaikan bahwa curah hujan mulai rendah sejak Juli 2026 dan semakin menurun pada Agustus hingga September. Kondisi itu menandai puncak musim kemarau yang perlu diwaspadai.


“Curah hujan pada Juli sudah mulai rendah dan pada Agustus sampai September kondisinya sangat rendah. Puncak musim kemarau terjadi pada Agustus, sementara pada September ini kita masih perlu mewaspadai kondisi tersebut. Untuk Oktober, potensi kemarau masih ada, namun diperkirakan hujan mulai turun pada awal Oktober dari arah utara,” jelas Yobie.


Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Pemkab Katingan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Upaya pencegahan dinilai perlu dilakukan sejak dini agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih luas.


Sekretaris Daerah Kabupaten Katingan, Christian Rain, menekankan pentingnya dukungan seluruh pihak, termasuk pemenuhan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pengendalian karhutla.


“Mohon dukungannya terhadap beberapa sarana yang masih kita perlukan. Yang paling penting adalah kita menyamakan persepsi dalam menangani karhutla, sehingga ketika terjadi kondisi di lapangan, semua pihak sudah memahami peran dan langkah yang harus dilakukan,” ujar Christian Rain.


Menurutnya, kesamaan persepsi dan koordinasi antarpihak menjadi kunci agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat dan terarah. Kesiapan personel, sarana pendukung, informasi lapangan, serta mekanisme koordinasi juga perlu dipastikan berjalan dengan baik.


Sementara itu, Wakil Bupati Katingan Firdaus berharap dunia usaha yang beroperasi di wilayah Katingan turut mengambil bagian dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.


“Kami sangat berharap peran dan kerja sama dari dunia usaha yang bekerja di Kabupaten Katingan. Kami tidak ingin setiap saat meminta bantuan. Kalau bisa, bantuan dan dukungan itu kita siapkan bersama sejak awal, terutama ketika menghadapi kondisi darurat,” kata Firdaus.


Firdaus menegaskan, dukungan dunia usaha diharapkan tidak hanya diberikan ketika terjadi keadaan darurat, tetapi juga dalam mendukung kesiapsiagaan dan pencegahan. Kolaborasi tersebut dinilai dapat mempercepat respons ketika terjadi kebakaran sekaligus menekan dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan.


Agenda rapat turut membahas evaluasi upaya pencegahan dan penanganan karhutla, penyamaan persepsi, pelibatan serta partisipasi para pihak dalam pengendalian karhutla, hingga penanganan pascakarhutla.


Rapat dihadiri Dandim 1019/Katingan, perwakilan Kapolres Katingan, Danyon TP 831/PT, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala DLH, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala UPT KPHP Katingan Hulu Unit XVII, serta Kepala UPT KPHP Katingan Hilir Unit XXX.


Melalui evaluasi tersebut, Pemkab Katingan mendorong pengendalian karhutla secara terpadu dengan mengedepankan pencegahan, kesiapsiagaan, respons cepat, dan kolaborasi. Masyarakat serta dunia usaha juga diharapkan berperan aktif mencegah kebakaran selama musim kemarau. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page