Kabut Asap Menyelimuti Palangka Raya, Dinkes Bagikan 2.500 Masker
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Kota Palangka Raya mendorong Dinas Kesehatan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampaknya bagi kesehatan masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya membagikan 2.500 masker secara gratis kepada masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Besar, Selasa (18/8/2026) pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian masker dilakukan sebagai respons pemerintah daerah terhadap kondisi udara yang kurang baik akibat kabut asap.
“Kami dari Dinas Kesehatan membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di kawasan Bundaran Besar,” ujar Riduan.
Pembagian masker tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Dinas Kesehatan berencana memindahkan titik pembagian ke sejumlah kawasan agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
“Lokasinya akan kami pindah-pindah. Hari ini pagi kami melaksanakan pembagian di Bundaran Besar. Kemungkinan nanti sore akan dilanjutkan di Bundaran Kecil,” katanya.
Selain membagikan masker, Dinas Kesehatan juga meningkatkan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap paparan asap, seperti anak-anak usia sekolah, ibu hamil dan lanjut usia.
Fasilitas pelayanan kesehatan juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya keluhan kesehatan akibat memburuknya kualitas udara.
Riduan menyebut paparan asap dapat mengganggu saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kondisi tersebut juga berpotensi memperburuk keluhan pada masyarakat yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, termasuk asma.
“Yang perlu diwaspadai adalah ISPA. Bagi masyarakat yang memiliki riwayat asma, paparan asap juga dapat memicu kekambuhan. Apabila mengalami keluhan, segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi warga yang mengalami gangguan pernapasan, Dinas Kesehatan juga menyiapkan dukungan oksigen di fasilitas kesehatan. Sedikitnya lima tabung oksigen telah disediakan dan dapat dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan bantuan pernapasan tanpa dipungut biaya.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat. Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat harus beraktivitas di luar rumah dan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat selama kondisi udara di Palangka Raya masih terdampak kabut asap. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments