Bupati Halikinnor Pantau Posko BPBD, Pastikan Kesiapan Satgas Hadapi Karhutla Kotim
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang semakin parah mendorong pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan. Bupati Kotim H. Halikinnor turun langsung memantau Pos Jaga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Selasa (18/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Karhutla siap menghadapi potensi maupun kejadian kebakaran di lapangan.
Halikinnor melihat langsung kondisi posko serta kesiapan personel yang melaksanakan tugas jaga, termasuk perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Ia didampingi Wakil Koordinator III Satgas Karhutla Rihel dan Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam.
Menurut Halikinnor, kondisi karhutla yang terus berkembang membutuhkan kesiapsiagaan lebih kuat, mulai dari pemantauan, pencegahan, deteksi dini hingga respons cepat ketika kebakaran terjadi.
“Kita akan terus memantau dan melihat kesiapan dari petugas jaga, termasuk perwakilan dari OPD,” ujar Halikinnor.
Ia mengatakan penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan personel yang berada di lapangan. Keterbatasan jumlah petugas menjadi salah satu tantangan, sehingga keterlibatan masyarakat dalam mencegah dan mengurangi risiko kebakaran juga diperlukan.
“Saya minta masyarakat juga peka terhadap masalah karhutla ini. Personel kita terbatas. Namanya bencana alam, kita agak sulit menanggulanginya, tetapi setidaknya kita bisa mencegah dan mengurangi risikonya,” tegasnya.
Halikinnor juga meminta koordinasi dan kewaspadaan seluruh unsur terus ditingkatkan. Pemerintah daerah bersama BPBD, Satgas Karhutla, OPD, aparat dan masyarakat perlu bergerak secara terpadu agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
Kesiapsiagaan menjadi semakin penting di tengah kondisi karhutla yang masih berkembang. Selain respons saat kebakaran terjadi, langkah pencegahan dinilai perlu diperkuat untuk mencegah api meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Melalui pemantauan tersebut, Bupati memastikan kesiapan personel dan koordinasi lintas sektor tetap berjalan. Pemkab Kotim juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.
Pemerintah daerah berharap sinergi seluruh pihak dapat membantu menekan risiko karhutla sekaligus mempercepat penanganan setiap kejadian di lapangan. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments