Kabut Asap Meningkat, Dinkes Palangka Raya Bagikan Masker Gratis dan Perkuat Layanan Kesehatan
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 days ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) memperkuat langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat. Selain meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas pelayanan kesehatan, Dinkes juga mendistribusikan masker gratis kepada masyarakat, terutama kelompok rentan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan masker telah disalurkan ke seluruh puskesmas untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan prioritas anak-anak usia sekolah, ibu hamil, lanjut usia (lansia), serta warga yang datang memperoleh layanan kesehatan.
Menurutnya, penurunan kualitas udara akibat kabut asap berpotensi meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Karena itu, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
"Jika tidak ada kepentingan yang mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Namun apabila harus keluar rumah, gunakan masker dengan benar sebagai perlindungan dari paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan," kata Riduan, Jumat (31/7/2026).
Warga Diminta Waspadai Gejala ISPA
Selain menggunakan masker, masyarakat juga diimbau menjaga kondisi tubuh tetap prima dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak minum air putih, beristirahat yang cukup, serta memenuhi kebutuhan vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh selama musim kabut asap.
Riduan mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan gejala awal gangguan saluran pernapasan, seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan, maupun sesak napas.
"Saya minta kepada masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal gangguan saluran pernapasan seperti batuk, pilek, iritasi tenggorokan maupun sesak napas. Pemeriksakan diri sedini mungkin agar penanganan medis dapat segera diberikan sebelum kondisi kesehatan memburuk," tegasnya.
Untuk mendukung penanganan dampak kabut asap, Pemerintah Kota Palangka Raya telah menyiagakan seluruh jaringan pelayanan kesehatan, termasuk empat puskesmas induk dan 43 puskesmas pembantu (Pustu) yang siap memberikan layanan kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan juga terus memantau perkembangan kasus penyakit yang berkaitan dengan kabut asap, khususnya ISPA, melalui koordinasi intensif dengan seluruh puskesmas di Kota Palangka Raya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan cepat. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments