Gubernur Hadiri Huma Betang Night Hari Bhayangkara ke-80, Ajak Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Kalteng
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri Huma Betang Night dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Bundaran Besar Palangka Raya, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kalimantan Tengah.
Mengawali sambutannya, Agustiar mengajak seluruh masyarakat mendoakan Aipda Anumerta Yudhi Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Katingan. Ia juga mengajak masyarakat mendoakan dua anggota kepolisian lainnya yang saat itu masih dalam proses pencarian.
"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya Aipda Anumerta Yudhi Perdana Putra saat menjalankan tugas negara memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Katingan. Mari kita doakan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan dua anggota kepolisian lainnya yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat," ujarnya.
Menurut Agustiar, Huma Betang Night bukan sekadar bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Kalimantan Tengah dalam mendukung tugas Polri menjaga keamanan dan ketertiban.
"Huma Betang Night menjadi simbol kebersamaan, penghormatan, dan dukungan masyarakat Kalimantan Tengah kepada Polri. Keamanan dan ketertiban hanya dapat terwujud melalui sinergi antara Polri, TNI, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat," katanya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan, memerangi penyalahgunaan narkoba, serta memelihara persatuan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera.
"Mari kita satukan tekad dan semangat bersama kepolisian untuk menjaga keamanan, memberantas narkoba, menolak segala bentuk kejahatan, serta memelihara persatuan demi mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, damai, berkah, maju, dan sejahtera," tegasnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas dedikasi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan mengatakan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan di tengah tantangan keamanan yang terus berkembang.
"Polri dituntut untuk terus bergerak dinamis, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi di tengah masyarakat. Momentum ini menjadi sarana memperkuat sinergi, melakukan evaluasi, dan meningkatkan pelayanan Polri yang presisi kepada masyarakat," ujarnya.
Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, serta terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rangkaian Huma Betang Night ditutup dengan peresmian Pos Pengamanan Polisi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Bundaran Besar. Peresmian ditandai dengan penyerahan kunci pos pengamanan oleh Gubernur Kalimantan Tengah bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk penguatan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments