top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Gubernur Agustiar Sabran Pastikan Tak Ada Anak Kalteng Putus Sekolah karena Biaya

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berdialog dengan siswa SMKN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya. (Foto: MMC Kalteng)
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran berdialog dengan siswa SMKN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya. (Foto: MMC Kalteng)

KALTENG NETWORK, MURUNG RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh anak di Kalimantan Tengah memperoleh akses pendidikan yang layak tanpa terkendala biaya. Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke SMKN 1 Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, Sabtu (1/8/2026).


Dalam dialog bersama ratusan pelajar, guru, dan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN), Gubernur mengajak generasi muda memanfaatkan masa sekolah sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik. Menurutnya, keberhasilan hanya dapat diraih melalui kerja keras, disiplin, serta penghormatan kepada orang tua dan guru.


"Tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup. Bermimpilah setinggi mungkin, tetapi mimpi itu harus dijemput dengan usaha, disiplin, dan doa," ujar Agustiar.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun karakter generasi muda melalui nilai integritas, kepedulian sosial, toleransi, dan semangat gotong royong. Para pelajar diminta menjauhi narkoba, minuman keras, balap liar, pinjaman online ilegal, maupun penyebaran hoaks yang dapat merusak masa depan.


Menurut Agustiar, pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Karena itu, berbagai program pendidikan terus diperkuat agar tidak ada lagi anak yang gagal melanjutkan sekolah akibat keterbatasan ekonomi.


"Kami tidak ingin ada anak-anak Kalimantan Tengah yang berhenti sekolah hanya karena alasan biaya. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan daerah," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada mahasiswa KKN berupa dukungan kebutuhan logistik serta bantuan bagi para siswa.


Sementara itu, Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Murung Raya.


Dalam kesempatan tersebut, Heriyus juga mengusulkan pembangunan satu unit Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru untuk memperluas akses pendidikan bagi siswa di wilayah pedalaman.


"Kami berharap dukungan Pemerintah Provinsi agar pembangunan satu SMK baru dapat direalisasikan, sehingga anak-anak di wilayah pedalaman tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk memperoleh pendidikan," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, melaporkan sejumlah program strategis yang telah dijalankan di Murung Raya. Program tersebut meliputi digitalisasi pembelajaran melalui papan tulis digital, penyediaan internet berbasis Starlink di wilayah blank spot, bantuan panel surya, pembagian seragam dan sepatu gratis, pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG), hingga bantuan sarana olahraga dan perlengkapan sekolah.


Menurut Reza, seluruh program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan merata hingga ke wilayah terpencil.


Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat pemerataan pembangunan sumber daya manusia sekaligus memastikan setiap anak di Bumi Tambun Bungai memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan berkualitas sebagai fondasi menuju Kalimantan Tengah yang semakin maju, bermartabat, dan sejahtera. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page