Dispursip Palangka Raya Gelar Lomba Video Konten Literasi, Dorong Budaya Baca Lewat Kreativitas Digital
- Fransisca Fethy Angelina
- 3 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Kota Palangka Raya terus mendorong penguatan budaya literasi di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif. Salah satunya dengan menggelar Lomba Video Konten Literasi yang resmi dibuka di Aula Kasanang Atei Dispursip Kota Palangka Raya, Kamis (2/7/2026).
Lomba yang mengangkat tema "Perkembangan Perpustakaan, Budaya Baca dan Literasi pada Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Palangka Raya" itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan transformasi perpustakaan sebagai ruang belajar, ruang kolaborasi, sekaligus pusat pengembangan kreativitas masyarakat di era digital.
Sekretaris Dispursip Kota Palangka Raya, Rosyana, saat membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa Pemerintah Kota berkomitmen meningkatkan kualitas layanan perpustakaan melalui penguatan koleksi, digitalisasi layanan, peningkatan kompetensi pustakawan, pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial, hingga penyediaan ruang literasi yang nyaman dan mudah diakses masyarakat.
Menurutnya, penguatan budaya literasi tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun perpustakaan, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
"Ketika budaya membaca tumbuh, maka akan lahir generasi yang berpikir kritis, berkarakter, serta mampu menciptakan berbagai inovasi bagi kemajuan Kota Palangka Raya," ujar Rosyana.
Ia mengajak masyarakat menjadikan membaca sebagai bagian dari gaya hidup. Menurutnya, masyarakat yang memiliki budaya membaca akan lebih siap menghadapi perkembangan zaman, mampu mengambil keputusan secara bijaksana, serta berkontribusi dalam membangun peradaban yang lebih baik.
Rosyana juga berharap para peserta mampu menghadirkan karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan inspiratif serta mampu menggambarkan transformasi perpustakaan sebagai ruang publik yang inklusif, modern, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk membangun kesadaran bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, kreatif, inovatif, dan berdaya saing," katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perpustakaan Dispursip Kota Palangka Raya, Sigarli, mengatakan tema yang diangkat dalam lomba tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan perpustakaan yang aktif, adaptif, dan inklusif di tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan memperluas penyebaran informasi mengenai berbagai program perpustakaan sekaligus meningkatkan budaya baca melalui media digital yang dekat dengan generasi muda.
"Melalui lomba ini kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi sekaligus menumbuhkan budaya baca. Harapannya lahir konten-konten positif yang mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mendorong berkembangnya budaya literasi," jelasnya.
Usai pembukaan, peserta mengikuti pembekalan dari narasumber mengenai teknik penyusunan konten kreatif, mekanisme perlombaan, serta sesi diskusi dan tanya jawab.
Melalui kegiatan tersebut, Dispursip Kota Palangka Raya berharap lahir berbagai karya kreatif yang mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih dekat dengan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat sekaligus memperkuat gerakan literasi yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments