Delapan Ruko di Pangkalan Bun Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Miliaran Rupiah
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Kebakaran hebat melanda deretan rumah toko (ruko) di Jalan Natai Arahan, RT 21, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (16/7/2026) siang. Sedikitnya delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat akibat peristiwa tersebut, dengan kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan menarik perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi sebelum kobaran api membesar dan melalap bangunan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat, Dwi Agus Suhartono, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan personel setelah menerima laporan dari masyarakat.
"Begitu menerima laporan, personel Regu 3 langsung bergerak menuju lokasi. Kami mengerahkan empat unit mobil pemadam agar api bisa segera dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Empat armada pemadam yang diterjunkan terdiri dari Unit 05, Unit 04, Unit 08, dan Unit 012. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari satu unit Rumah Singgah Itah, dua unit PMI, satu unit ambulans Lentera, serta dua unit Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi, api diduga pertama kali muncul dari bangunan paling ujung yang berada di dekat musala. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya karena deretan ruko berdiri berdempetan.
"Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi, kobaran api diduga pertama kali muncul dari bangunan paling ujung yang berada di dekat musala. Dalam waktu singkat, api membesar dan menjalar ke bangunan lain karena deretan ruko berdiri berdempetan sehingga mempercepat penyebaran api," kata Dwi Agus.
Petugas berjibaku memadamkan api selama lebih dari satu jam. Kobaran api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.00 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.
Akibat kebakaran tersebut, delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Sejumlah barang dagangan, peralatan usaha, hingga perlengkapan di dalam bangunan tidak sempat diselamatkan sehingga ikut terbakar.
"Akibat kejadian tersebut, delapan bangunan ruko mengalami kerusakan berat. Sejumlah barang dagangan, peralatan usaha, hingga perlengkapan di dalam bangunan tidak sempat diselamatkan sehingga ikut terbakar. Meski belum ada perhitungan resmi, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai miliaran rupiah," jelasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, para pemilik ruko harus menanggung kerugian besar akibat bangunan dan barang dagangan yang nyaris habis dilalap api.
Sementara itu, aparat kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk memudahkan proses penyelidikan. Tim identifikasi bersama petugas terkait akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab pasti kebakaran. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments