top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Bupati Kobar Ajak Semua Pihak Perkuat Pembinaan Generasi Muda dan Pencegahan HIV

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat pembinaan karakter generasi muda serta kolaborasi dalam pencegahan berbagai persoalan sosial dan pengendalian HIV di Kabupaten Kotawaringin Barat. (Foto: Istimewa)
Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat pembinaan karakter generasi muda serta kolaborasi dalam pencegahan berbagai persoalan sosial dan pengendalian HIV di Kabupaten Kotawaringin Barat. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah, mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter, peran keluarga, dan kolaborasi lintas sektor sebagai upaya menghadapi berbagai persoalan sosial di masyarakat.


Hal itu disampaikan saat mengajak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dunia pendidikan, serta masyarakat bersinergi dalam mencegah berbagai persoalan sosial, termasuk penyalahgunaan narkoba, pergaulan berisiko, dan upaya pencegahan penularan HIV.


"Persoalan ini harus mendapat perhatian dan arahan. Diperlukan kolaborasi, kekompakan, dan kebersamaan dalam mengatasi berbagai persoalan sosial di masyarakat," ujar Nurhidayah, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, derasnya arus informasi melalui media sosial menjadi tantangan tersendiri bagi pembentukan karakter generasi muda karena anak-anak dan remaja semakin mudah mengakses berbagai informasi tanpa batas.


Ia menilai pendampingan sejak usia sekolah, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), menjadi penting karena masa tersebut merupakan fase pencarian jati diri yang membutuhkan perhatian dari keluarga, sekolah, dan lingkungan.


Karena itu, Nurhidayah mendorong sekolah memperbanyak kegiatan ekstrakurikuler yang positif agar peserta didik memiliki ruang untuk mengembangkan minat, bakat, dan karakter.


"Anak-anak muda Kobar merupakan pemegang tongkat kepemimpinan daerah di masa depan. Maka jaga pergaulan kalian, ingat orang tua dan ingat masa depan," pesannya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat, dr. Jhonferi Sidabalok, menjelaskan upaya pencegahan HIV di daerah terus dilakukan melalui skrining, edukasi, dan kerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA).


Menurutnya, pendekatan kepada kelompok yang memiliki faktor risiko lebih banyak dilakukan melalui KPA karena memiliki jaringan yang dapat menjangkau komunitas sasaran.


"Kalau dibilang ada, memang ada. Tetapi institusi resmi tidak bisa masuk ke dalam komunitas mereka. Penjangkauan lebih banyak dilakukan melalui KPA," katanya.

Ia menjelaskan Dinas Kesehatan memperoleh informasi berdasarkan hasil penjangkauan KPA, kemudian melakukan skrining sebagai langkah deteksi dini penularan HIV pada kelompok berisiko.


Apabila ditemukan hasil pemeriksaan reaktif, petugas akan melakukan penelusuran kontak berdasarkan informasi yang diberikan pasien dengan tetap mengedepankan kerahasiaan identitas.


"Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan reaktif, petugas kemudian melakukan investigasi kontak berdasarkan keterangan pasien mengenai orang-orang yang pernah melakukan kontak berisiko. Dari proses itu penelusuran kasus baru dapat dilakukan," jelasnya.

Namun, menurut Jhonferi, proses tersebut kerap menghadapi kendala karena sebagian masyarakat memilih merahasiakan identitas atau melakukan pemeriksaan kesehatan di luar daerah tempat tinggalnya.


Meski demikian, Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat memastikan upaya pencegahan dan pengendalian HIV akan terus diperkuat melalui skrining rutin, edukasi kesehatan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.


"Kami akan terus memperkuat skrining, edukasi, dan kolaborasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS agar upaya pencegahan serta pengendalian HIV tetap berjalan optimal dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas setiap pasien," pungkasnya. -red

Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana


Comments


bottom of page