Pria di Katingan Diduga Diserang dengan Tombak dan Parang, Pelaku Berhasil Diamankan Polisi
- Fransisca Fethy Angelina
- Jul 20
- 2 min read

KALTENG NETWORK, KATINGAN – Seorang pria di Kabupaten Katingan mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan tombak dan parang oleh seorang pelaku berinisial DS. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berada di depan rumahnya dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika korban sedang memanaskan mesin mobil di depan rumah. Tiba-tiba pelaku datang sambil membawa senjata tajam.
Menyadari adanya ancaman, korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari masuk ke dalam rumah. Namun, pelaku terus mengejar hingga terjadi aksi saling dorong pintu di bagian depan rumah.
Dalam kondisi panik, korban meminta salah seorang saksi yang berada di dalam rumah untuk mengunci pintu. Sementara itu, korban keluar melalui jalur lain dengan tujuan mematikan mesin mobil yang masih menyala sekaligus meminta pertolongan warga.
Namun, saat berada di luar rumah, korban kembali berhadapan dengan pelaku. DS yang diduga membawa tombak di kedua tangan serta parang di pinggang langsung menyerang korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami dua luka robek di bagian perut sebelah kanan dan satu luka robek di paha kiri. Warga yang mengetahui kejadian segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Pendahara untuk mendapatkan perawatan medis.
Camat Tewang Sangalang Garing, Supriadie, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi dan berharap persoalan dapat diselesaikan sesuai proses hukum.
"Kami sudah menerima laporan terkait kejadian penganiayaan ini. Kami sangat menyayangkan adanya aksi kekerasan di tengah masyarakat. Saat ini korbannya sudah ditangani secara medis di Puskesmas Pendahara," ujarnya, Minggu (19/7/2026).
Sementara itu, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan pelaku telah berhasil diamankan pada Sabtu malam.
Menurutnya, proses penangkapan berlangsung cukup sulit karena pelaku sempat melakukan perlawanan terhadap petugas.
"Saat ini pelaku sudah berhasil diamankan. Pelaku ditangkap pada Sabtu malam. Proses penangkapannya cukup sulit karena pelaku memberikan perlawanan. Kini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan seluruh rangkaian kejadian," kata Dodik.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap peristiwa tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















header.all-comments