Karhutla Merambat ke Sekolah di Sampit, Satu AC dan Plafon Kelas Terbakar
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 hour ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Kebakaran lahan kembali mengancam bangunan di Kota Sampit. Kali ini, api merambat hingga ke bangunan Sekolah Khusus Lentera Nurani di Jalan Nanas 4 Nomor 3A, RT 044/RW 008, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (6/9/2026) siang.
Api diduga berasal dari kebakaran lahan di samping sekolah. Kobaran kemudian mengenai pipa AC hingga menyebabkan satu unit pendingin ruangan terbakar dan api merambat ke bagian plafon ruang kelas.
Informasi kebakaran bangunan diterima petugas piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sekitar pukul 12.13 WIB. Saat itu, petugas tengah melakukan penanganan kebakaran lahan di kawasan Jalan HM Arsyad.
Mendapat laporan tersebut, Regu I Peleton I langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 3,6 kilometer dari markas pemadam kebakaran. Petugas tiba sekitar pukul 12.14 WIB dan langsung melakukan pemadaman pada ruang kelas yang terbakar.
Kepala Peleton Piket, Akhmad Ilham Wahyudi, mengatakan informasi awal diterima dari Relawan Kebakaran Ketapi 3 yang juga berada di sekitar lokasi untuk menangani kebakaran lahan.
“Informasi kami terima sekitar pukul 12.13 WIB. Saat itu petugas sedang melakukan operasional pemadaman kebakaran lahan di Jalan HM Arsyad. Setelah mendapat informasi, Regu I langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.14 WIB,” ujarnya.
Setelah tiba, petugas segera melakukan pemadaman. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 12.17 WIB sehingga tidak merambat ke bagian bangunan lainnya. Proses kemudian dilanjutkan dengan pendinginan.
“Yang terbakar satu unit AC dan sebagian plafon ruang kelas. Dugaan sementara akibat rambatan dari kebakaran lahan di samping sekolah yang mengenai pipa AC,” jelas Akhmad.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
“Pemadaman selesai sekitar pukul 12.35 WIB. Setelah dipastikan aman, personel kemudian kembali ke markas,” katanya.
Penanganan juga mendapat dukungan dari personel Peleton II serta Mobil Unit Relawan Pemadam Kebakaran Ketapi 3 yang berada di sekitar lokasi.
Petugas kemudian kembali ke Markas Komando Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dan tiba sekitar pukul 12.55 WIB. Berdasarkan pemeriksaan, kondisi lokasi dinyatakan aman.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kebakaran lahan di sekitar permukiman maupun fasilitas umum berpotensi merambat ke bangunan. Kondisi kemarau dan keringnya vegetasi membuat penanganan cepat diperlukan untuk mencegah api meluas. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments