Presiden Prabowo Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad, Tegaskan Peran Strategis Cetak Pemimpin Bangsa
- Fransisca Fethy Angelina
- 2 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, BANDUNG - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan renovasi Museum dan Perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/5/2026).
Peresmian tersebut menjadi penegasan peran Seskoad sebagai lembaga pendidikan strategis TNI AD yang telah melahirkan banyak tokoh dan pemimpin nasional maupun internasional.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya meresmikan renovasi museum dan perpustakaan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat,” ujar Presiden Prabowo saat peresmian.
Seskoad tercatat telah melahirkan sejumlah pemimpin bangsa, termasuk Presiden ke-2 RI Soeharto, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, dan Presiden Prabowo Subianto yang merupakan alumni lembaga tersebut.
Selain itu, beberapa lulusan Seskoad juga pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI, di antaranya Umar Wirahadikusumah, Sudharmono, dan Try Sutrisno.
Tidak hanya di tingkat nasional, Seskoad juga memiliki reputasi internasional. Tercatat empat Kepala Staf Angkatan Darat Singapura pernah menempuh pendidikan di lembaga tersebut, yakni Neo Kian Hong, Melvyn Ong Su Kiat, David Neo Chin Wee, dan Cai Dexian.
Kepala Departemen Kejuangan dan Doktrin Seskoad Kolonel Arhanud Desi Ariyanto menjelaskan museum tersebut menjadi sarana pembelajaran sejarah perjuangan dan kepemimpinan bagi para perwira.
Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah militer dan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter prajurit.
Selain museum, Seskoad juga memiliki perpustakaan dengan koleksi sekitar 42 ribu buku yang mendukung proses pendidikan para perwira.
Setiap tahunnya, sekitar 500 siswa mengikuti pendidikan di Seskoad, termasuk puluhan siswa mancanegara dari berbagai negara.
“Mereka tidak hanya mempelajari ilmu kemiliteran, tetapi juga ilmu pemerintahan dan pengembangan kemampuan kepemimpinan,” ujar Desi Ariyanto.
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana
Sumber: BPMI Setpres















Comments