Pencarian ABK yang Tenggelam di Muara Sampit Masuki Hari Ketiga, Area Operasi Diperluas
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian terhadap Dedy Saputra, Anak Buah Kapal (ABK) Tugboat Kapuas Bahari V yang dilaporkan terjatuh dan tenggelam di perairan Muara Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Memasuki hari ketiga operasi, Jumat (3/7/2026), area pencarian diperluas untuk meningkatkan peluang menemukan korban.
Sejak pukul 07.00 WIB, personel SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah titik yang telah dipetakan dalam rencana operasi. Perluasan area dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus dan kemungkinan pergerakan korban di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan seluruh personel yang terlibat masih terus berupaya maksimal dalam proses pencarian.
"Kami masih mengupayakan pencarian korban dan akan memperluas area pencarian sesuai dengan rencana operasi yang telah dibuat," ujarnya.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 03.57 WIB. Saat itu korban tengah bertugas mengangkat jangkar di atas Tugboat Kapuas Bahari V sebelum diduga terjatuh ke laut.
Rekan-rekan korban yang berada di lokasi sempat melakukan upaya penyelamatan dan pencarian secara mandiri. Namun derasnya arus menyebabkan korban cepat tenggelam hingga tidak lagi terlihat di permukaan.
Insiden tersebut kemudian dilaporkan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya untuk meminta bantuan operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Palangka Raya mengerahkan personel dari Pos SAR Sampit bersama sejumlah unsur terkait untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Pos SAR Sampit, ABK KN SAR 305, Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Pos TNI AL Samuda, Satpolairud Polres Kotawaringin Timur, KSOP Sampit, serta mendapat dukungan dari nelayan dan masyarakat sekitar.
Hingga Jumat siang, korban masih belum ditemukan. Tim SAR Gabungan memastikan pencarian akan terus dilanjutkan sesuai prosedur dengan memperluas wilayah penyisiran di sekitar perairan Muara Sampit. -red
Penulis: Angel
Editor: Wiyandri





















Comments