Pemprov Kalteng Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Karhutla di Kotim

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 1.000 paket bantuan pangan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (10/10/2026).
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan dihadiri Wakil Bupati Kotim Irawati, Penjabat Sekretaris Daerah Kotim Diana Setiawan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat provinsi dan kabupaten.
Selain paket pangan, bantuan yang diberikan meliputi bantuan tunai melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), masker, multivitamin, dan air bersih. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kemarau dan dampak karhutla yang turut memengaruhi kualitas udara.
Agustiar menegaskan, pemerintah berupaya memastikan bantuan diterima warga yang benar-benar membutuhkan. Ia meminta masyarakat yang memenuhi kriteria penerima, tetapi belum terdaftar, agar menyampaikan informasi melalui lurah, RT/RW, atau saluran pengaduan pemerintah.
Informasi tersebut selanjutnya akan diverifikasi dan divalidasi untuk memastikan kelayakan penerima bantuan.
Wakil Bupati Kotim Irawati mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap masyarakat yang menghadapi dampak karhutla dan kekeringan. Menurutnya, bantuan tersebut diperlukan untuk meringankan beban warga di tengah kondisi yang memengaruhi lingkungan dan aktivitas sehari-hari.
Ia menjelaskan, dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan lingkungan, tetapi juga penurunan kualitas udara yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat. Karena itu, bantuan pangan, air bersih, masker, dan vitamin menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan warga selama kondisi tersebut berlangsung.
Pemkab Kotim juga menekankan perlunya koordinasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, kelurahan, desa, serta masyarakat dalam penanganan dampak karhutla. Sinergi tersebut dibutuhkan agar penyaluran bantuan berlangsung tertib dan menjangkau warga yang membutuhkan.
Di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, tercatat sebanyak 3.063 keluarga penerima manfaat program KHBS yang tersebar di lima kelurahan. Pendataan dan verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan disalurkan sesuai kriteria serta mencegah penerimaan bantuan ganda.
Melalui dukungan lintas pemerintahan tersebut, masyarakat diharapkan dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan dasar, sementara upaya penanganan dampak karhutla dan kekeringan di Kotim terus diperkuat.
-red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie





















Comments