top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Pemko Palangka Raya Dorong Budaya Inovasi untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah dan Bimbingan Teknis Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (3/6/2026). (Foto. Dok. MC Kota Palangka Raya)
Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penguatan Inovasi Daerah dan Bimbingan Teknis Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026 di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (3/6/2026). (Foto. Dok. MC Kota Palangka Raya)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya terus mendorong penguatan budaya inovasi di lingkungan perangkat daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah.


Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Inovasi Daerah dan Bimbingan Teknis Pelaporan Inovasi Daerah yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (3/6/2026).


Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, yang membacakan sambutan Wali Kota Palangka Raya, mengatakan inovasi menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan dan menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.


Menurutnya, inovasi tidak hanya berkaitan dengan penciptaan program baru, tetapi juga bagaimana pemerintah mampu menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.


“Melalui inovasi, berbagai tantangan dan keterbatasan yang dihadapi pemerintah daerah dapat diatasi dengan cara-cara yang lebih kreatif dan adaptif. Karena itu, inovasi harus menjadi bagian dari budaya kerja seluruh perangkat daerah,” ujarnya.


Arbert menjelaskan, Kota Palangka Raya dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan capaian positif dalam Indeks Inovasi Daerah. Pada 2021, Palangka Raya memperoleh predikat Kota Inovatif dengan nilai indeks 30,37. Capaian tersebut kembali dipertahankan pada 2022 dengan nilai 53,19 dan menempati peringkat ke-44 dari 93 kota di Indonesia.


Meski sempat mengalami penurunan peringkat pada 2023, Kota Palangka Raya kembali meraih predikat Kota Inovatif pada 2024 dengan nilai 50,21. Tren tersebut berlanjut pada 2025 dengan peningkatan nilai menjadi 52,01.


Menurut Arbert, capaian tersebut mencerminkan komitmen perangkat daerah dalam mengembangkan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan pelayanan dan tata kelola pemerintahan.


Namun demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama inovasi bukan sekadar mengejar penghargaan atau peringkat. Yang lebih penting adalah menghadirkan solusi nyata yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


Selain pengembangan inovasi, pemerintah daerah juga menilai penting pengelolaan dan dokumentasi inovasi secara tertib agar berbagai terobosan yang telah dihasilkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi oleh perangkat daerah lainnya.


Berdasarkan pantauan selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi koordinasi dan bimbingan teknis terkait pelaporan inovasi daerah, termasuk pembahasan indikator yang menjadi bagian dari penilaian Indeks Inovasi Daerah.


Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya mendorong seluruh perangkat daerah untuk terus mengembangkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik serta mendukung pembangunan daerah yang lebih adaptif dan berdaya saing. -red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Sumber: MC Kota Palangka raya

Comments


bottom of page