Pemkab Katingan Matangkan Layanan Darurat 112, Operator dan Petugas Lapangan Ikuti Pelatihan
- Fransisca Fethy Angelina
- 4 hours ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, KASONGAN – Pemerintah Kabupaten Katingan terus mematangkan kesiapan operasional Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 sebagai sistem layanan kegawatdaruratan terpadu yang dapat diakses masyarakat. Salah satu tahap persiapan dilakukan melalui pelatihan penggunaan aplikasi bagi operator dan petugas lapangan yang digelar di Media Center Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfostandi) Kabupaten Katingan, Kamis (25/6/2026).
Pelatihan tersebut diikuti operator layanan dan petugas lapangan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang nantinya akan terlibat langsung dalam operasional layanan darurat 112.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan, Markus. Ia menegaskan bahwa keberhasilan layanan darurat tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang menjalankannya.
Menurut Markus, layanan 112 dirancang sebagai pusat pengaduan berbagai kondisi darurat, mulai dari bencana alam, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga kejadian lain yang membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah.
"Layanan 112 akan menjadi sarana bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai kondisi darurat. Karena itu, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor utama keberhasilan layanan ini," ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penggunaan aplikasi, mekanisme penerimaan laporan masyarakat, proses disposisi, hingga koordinasi penanganan kejadian secara terpadu antarinstansi.
Markus berharap seluruh peserta mampu memahami tugas dan fungsi masing-masing sehingga saat layanan resmi beroperasi, masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang cepat, profesional, dan responsif.
"Melalui pelatihan ini, kita ingin memastikan seluruh operator dan petugas lapangan memahami tugas serta tanggung jawabnya. Dengan demikian, layanan 112 dapat berjalan maksimal dan menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam kondisi darurat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfostandi Kabupaten Katingan, Hotden Manto Manalu, yang turut mengikuti pelatihan mengatakan layanan NTPD 112 menjadi salah satu inovasi pelayanan publik yang akan mempermudah masyarakat memperoleh bantuan dalam situasi darurat.
Menurutnya, Diskominfostandi memiliki peran penting dalam memastikan kesiapan infrastruktur teknologi informasi yang menjadi pendukung utama operasional layanan tersebut.
"Layanan 112 merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan terintegrasi. Karena itu, kesiapan operator dan petugas lapangan harus benar-benar dipastikan agar layanan dapat berjalan optimal saat diimplementasikan," katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan layanan darurat terpadu tidak hanya ditentukan oleh sistem aplikasi, tetapi juga sinergi seluruh instansi yang terlibat dalam penanganan laporan masyarakat.
"Keberhasilan layanan 112 tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan sinergi antarinstansi. Dengan kolaborasi yang baik, kita optimistis layanan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kabupaten Katingan," ungkap Hotden.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kabupaten Katingan berharap implementasi NTPD 112 dapat berjalan optimal sehingga mampu mempercepat proses pelaporan, koordinasi, hingga penanganan berbagai kondisi darurat di lapangan. Kehadiran layanan ini diharapkan semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Katingan. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments