Palangka Raya Fair 2026 Resmi Dibuka, Dorong Promosi Produk Lokal dan Kebangkitan UMKM
- Fransisca Fethy Angelina
- 1 day ago
- 2 min read

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menghadiri pembukaan Palangka Raya Fair 2026 yang digelar di Halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, didampingi Wakil Wali Kota Ahmad Zaini.
Pembukaan turut dihadiri Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin, serta jajaran kepala perangkat daerah.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin. Setelah itu, Yuas Elko bersama Wali Kota Fairid Naparin dan Wakil Wali Kota Ahmad Zaini meninjau sejumlah stan pameran yang menampilkan produk unggulan daerah, hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta berbagai layanan instansi.
Mengusung tema "Palangka Raya Kota Kolaborasi", Palangka Raya Fair 2026 menjadi wadah promosi produk lokal, pameran pembangunan, sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Yuas Elko mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut karena dinilai mampu mendorong promosi produk lokal sekaligus membangkitkan sektor UMKM di Kota Palangka Raya.
"Kegiatan ini sangat baik karena menjadi bagian dari promosi dan upaya menghidupkan UMKM. Harapannya, UMKM kita semakin bangkit sehingga masyarakat dapat menikmati dan berbelanja produk-produk lokal," ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan menjadi inspirasi bagi pemerintah kabupaten maupun kota lainnya di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, selain mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, kegiatan seperti Palangka Raya Fair juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga melalui peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
"Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap kegiatan seperti ini juga dapat dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten dan kota lainnya. Selain menggerakkan perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi agar tetap stabil," katanya.
Palangka Raya Fair 2026 berlangsung pada 17 hingga 21 Juli 2026. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat promosi produk lokal, meningkatkan pemberdayaan UMKM, serta menghadirkan ruang rekreasi dan hiburan bagi masyarakat.
Sebanyak 31 stan perangkat daerah Pemerintah Kota Palangka Raya ikut berpartisipasi dalam pameran tersebut. Selain itu, terdapat stan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Tengah, PT Bank Pembangunan Kalimantan Tengah (Bank Kalteng), TP-PKK Kota Palangka Raya, perusahaan niaga, dealer, serta 74 pelaku UMKM.
Tak hanya itu, sekitar 210 lapak Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) juga meramaikan kegiatan. Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya turut memfasilitasi 30 tenda UMKM gratis bagi pelaku usaha mikro. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments