Nelayan Kumai Temukan Jenazah Pria dan Liferaft Diduga Milik KM Virgo Transport 8

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Seorang nelayan menemukan jenazah pria tanpa identitas di perairan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (22/9/2026) sore. Pada waktu hampir bersamaan, nelayan lain juga menemukan sebuah liferaft yang diduga milik KM Virgo Transport 8.
Kapolres Kobar AKBP Joko Handono membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan jenazah ditemukan sekitar pukul 15.56 WIB dalam kondisi mengenakan baju lengan panjang dan celana panjang berwarna gelap.
“Betul, ada jenazah laki-laki, identitas belum diketahui. Ditemukan oleh nelayan di perairan Kumai,” kata Joko saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026).
Tim SAR Gabungan kemudian bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi jenazah. Setelah dievakuasi, jenazah dibawa menuju Pelabuhan Pelindo Pangkalan Bun untuk selanjutnya dikirim ke Banjarmasin guna menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sekitar pukul 21.00 WIB, jenazah diberangkatkan dari Kumai menuju RS Bhayangkara Banjarmasin menggunakan ambulans.
Selain jenazah, nelayan berbeda menemukan sebuah perahu rakit penolong atau liferaft di perairan Kumai pada waktu yang hampir bersamaan.
Joko mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima, liferaft tersebut merupakan bagian dari perlengkapan KM Virgo Transport 8. Saat ditemukan, rakit dalam kondisi kosong.
“Perahu rakit penolong (liferaft) yang ditemukan tersebut memang punya Kapal Virgo 8, dengan keadaan kosong dan ditemukan nelayan yang berbeda namun di waktu yang sama,” ujarnya.
Liferaft tersebut ditemukan sekitar 4 hingga 5 mil dari lokasi ditemukannya jenazah.
Penemuan jenazah dan liferaft tersebut kemudian menjadi bagian dari proses pencarian dan penanganan lanjutan insiden KM Virgo Transport 8 yang dilakukan Tim SAR Gabungan.
KM Virgo Transport 8 diketahui tenggelam di perairan Laut Jawa sekitar Kepulauan Masalembu pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Hingga Rabu (23/9/2026) dini hari, identitas jenazah yang ditemukan di perairan Kumai belum dapat dipastikan. Proses identifikasi dan pemeriksaan masih dilakukan oleh pihak berwenang di RS Bhayangkara Banjarmasin. -red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments