top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Kebakaran Lapak Kios di Kawasan Blauran Sampit, Kerugian Ditaksir Rp7 Juta

Petugas Damkar Kabupaten Kotawaringin Timur bersama aparat dan relawan melakukan pemadaman kebakaran sebuah lapak kios di kawasan Blauran, Jalan Rahadi Usman, Sampit. (Foto: Istimewa)
Petugas Damkar Kabupaten Kotawaringin Timur bersama aparat dan relawan melakukan pemadaman kebakaran sebuah lapak kios di kawasan Blauran, Jalan Rahadi Usman, Sampit. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Sebuah lapak kios di kawasan Blauran, Jalan Rahadi Usman, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, terbakar pada Minggu (2/8/2026) malam. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke kios lain di sekitarnya.


Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.51 WIB. Laporan pertama diterima petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Timur dari seorang warga bernama Khair. Setelah menerima informasi, tim pemadam langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.


Kepala Peleton 2 Damkar Kotim, Muhammad Febbry, mengatakan kebakaran terjadi di lapak kios milik Imran yang berada di Lorong Pos 1 Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM).


"Pelapor menghubungi melalui WhatsApp salah satu Satgas Damkar Kabupaten Kotawaringin Timur bahwa telah terjadi kebakaran sebuah lapak kios di Lorong Pos 1 Pusat Perbelanjaan Mentaya. Mendapat informasi tersebut petugas langsung melakukan persiapan dan menuju lokasi kejadian," ujarnya.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penilaian situasi sebelum memulai proses pemadaman agar api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.


Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian atas kios. Api kemudian dengan cepat menyambar tumpukan barang yang berada di bawahnya sehingga memperbesar kebakaran.


"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan penyebab kebakaran oleh pihak yang berwenang," kata Muhammad Febbry.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama relawan melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.


Dari hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian isi lapak dengan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai sekitar Rp7 juta.


Dalam proses penanganan, Damkar Kotim mengerahkan personel dari Peleton 2 dan Sektor Eka Bahurui. Operasi pemadaman juga melibatkan dukungan Satlantas Polres Kotim, Polsek Ketapang, Satpol PP Kotim, serta sejumlah relawan pemadam kebakaran dengan mengoperasikan empat unit mobil pemadam. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page