top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Karhutla Meluas ke Petuk Katimpun, Api Mendekati Permukiman Warga

Petugas dan relawan melakukan pemadaman kebakaran lahan yang mendekati permukiman warga di RT 002, Kelurahan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Selasa (11/8/2026). (Foto: MC Kota Palangka Raya)
Petugas dan relawan melakukan pemadaman kebakaran lahan yang mendekati permukiman warga di RT 002, Kelurahan Petuk Katimpun, Palangka Raya, Selasa (11/8/2026). (Foto: MC Kota Palangka Raya)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya semakin meluas. Hingga Selasa (11/8/2026) pagi, kebakaran lahan telah mencapai wilayah RT 002, Kelurahan Petuk Katimpun, dan mulai mendekati permukiman warga.


Belasan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api. Tim pemadam kebakaran bersama relawan berjibaku melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar semakin dekat ke rumah warga.


Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Lokasi kebakaran tidak memiliki akses jalan dan jembatan yang memadai, sementara ketersediaan air di sekitar lokasi juga terbatas. Sejumlah parit bahkan mulai mengering akibat kondisi kemarau.


Api terus membakar semak-semak di sekitar permukiman. Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara untuk menekan kobaran api serta mencegahnya meluas.


Sekitar pukul 11.30 WIB, kobaran api mulai berhasil dikendalikan. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan dan pemantauan untuk mengantisipasi api kembali meluas.


Lurah Petuk Katimpun, Berita Asi, mengatakan kebakaran yang mencapai wilayah tersebut diduga berasal dari kebakaran lahan di kawasan Danau Rangas, Kelurahan Bukit Tunggal.


“Saat ini sedang kita lakukan pemblokiran ke arah permukiman warga. Tim kelurahan juga kita kerahkan bersama tim terpadu provinsi dan kota untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Damkar Kota Palangka Raya, Alfrianto, mengatakan petugas melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk mencegah api bergerak menuju permukiman warga.


Untuk lokasi kebakaran yang berada cukup jauh dan sulit dijangkau dari darat, pemadaman dilakukan dengan dukungan water bombing.


Penanganan tersebut dilakukan secara terpadu untuk memperlambat pergerakan api sekaligus melindungi permukiman warga dari ancaman kebakaran. Kondisi medan, minimnya sumber air, serta akses yang terbatas menjadi tantangan bagi petugas dalam menangani karhutla di wilayah Petuk Katimpun. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page