top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Kadisdik Kalteng Sebut Puluhan Sekolah Akan Direvitalisasi pada 2026

May 29
2 min read

Updated: Jun 10

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo saat memberikan keterangan kepada awak media usai pelantikan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (26/5/2026). (Foto. Dok. MMC Kalteng)
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo saat memberikan keterangan kepada awak media usai pelantikan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (26/5/2026). (Foto. Dok. MMC Kalteng)

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengungkapkan hampir 100 sekolah di berbagai daerah di Kalteng direncanakan mendapat program revitalisasi pada 2026 melalui dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.


Rencana tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan definitif di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (26/5/2026).


Menurut Reza, program revitalisasi menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kalimantan Tengah. Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung proses pendidikan di sekolah.


Ia mengatakan rencana revitalisasi turut dipengaruhi perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pendidikan di Kalimantan Tengah, termasuk setelah kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah beberapa waktu lalu.


Saat ini, proses verifikasi dan validasi terhadap sekolah-sekolah yang diusulkan masih berlangsung. Karena itu, daftar final penerima bantuan revitalisasi belum dapat diumumkan.


“Kami masih menunggu hasil verifikasi dan validasi. Harapannya jumlah sekolah yang menerima program ini bisa terus bertambah,” ujarnya.


Reza menjelaskan program revitalisasi direncanakan menyasar berbagai jenjang pendidikan, terutama SMA, SMK, dan sekolah khusus. Untuk jenjang SMK, jumlah sekolah yang diusulkan menerima program tersebut disebut mendekati 70 sekolah.


Selain perbaikan ruang belajar, revitalisasi juga mencakup peningkatan fasilitas pendukung seperti sanitasi dan toilet sekolah. Menurutnya, kualitas lingkungan belajar menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pendidikan yang lebih baik.


Dalam beberapa tahun terakhir, perbaikan infrastruktur pendidikan menjadi salah satu kebutuhan yang banyak diharapkan sekolah, terutama di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan sarana belajar. Kondisi ruang kelas, fasilitas sanitasi, dan lingkungan sekolah yang memadai dinilai turut memengaruhi kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.


Reza menilai perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah saat ini cukup besar. Hal itu terlihat dari berbagai program yang diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.


Penentuan sekolah penerima revitalisasi dilakukan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan platform Pena Kalteng. Data tersebut digunakan untuk memetakan kondisi sekolah sekaligus menentukan prioritas penanganan berdasarkan kebutuhan di lapangan.


Berdasarkan proses yang berjalan, hasil akhir mengenai jumlah dan daftar sekolah penerima revitalisasi diperkirakan mulai diketahui pada Juli 2026 setelah seluruh tahapan verifikasi dan validasi selesai dilaksanakan.


Jika terealisasi, program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas sarana pendidikan di berbagai daerah serta mendukung pemerataan layanan pendidikan yang lebih baik bagi pelajar di Kalimantan Tengah. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page