Gubernur Agustiar Salurkan 700 Paket Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Bukit Tunggal

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada warga Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, Palangka Raya, Selasa (29/9/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di halaman Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng. Sebanyak 700 paket bantuan pangan diserahkan kepada warga sebagai dukungan di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Setiap paket bantuan pangan berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Bantuan tersebut juga dilengkapi masker dan multivitamin untuk membantu masyarakat menghadapi dampak kabut asap.
Selain bantuan pangan, BLT KHBS juga disalurkan kepada 1.400 warga Kelurahan Bukit Tunggal.
Agustiar mengatakan, kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung kondisi dan persoalan yang dihadapi warga.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang memang memenuhi kriteria sebagai penerima. Ia juga meminta jajaran kelurahan, termasuk RT dan RW, aktif menyampaikan data warga yang membutuhkan tetapi belum mendapatkan bantuan.
“Selama masyarakat itu memang berhak menerima, pemerintah wajib hadir. Jangan melihat latar belakang partai, suku maupun agama,” tegas Agustiar.
Ia mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kanal pengaduan pemerintah untuk menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi. Informasi dari masyarakat tersebut dinilai penting agar pemerintah memperoleh gambaran kondisi di lapangan dan dapat menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Agustiar menambahkan, perhatian pemerintah kepada masyarakat diberikan melalui berbagai program, tidak hanya berupa bantuan pangan. Dukungan juga mencakup bantuan tunai, pendidikan, kesehatan, serta bantuan bagi masyarakat yang menghadapi kondisi tertentu.
Selain persoalan bantuan, Agustiar mengajak masyarakat turut menjaga lingkungan dan mencegah munculnya titik api. Perangkat kelurahan juga diminta berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai risiko pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi lahan gambut yang mudah terbakar.
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, toleransi, dan saling membantu sebagai bagian dari nilai Huma Betang.
“Kalau kita bergotong royong, pekerjaan yang berat menjadi ringan. Nilai-nilai seperti inilah yang harus terus kita jaga,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengapresiasi masyarakat Kelurahan Bukit Tunggal yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurut Linae, kehadiran gubernur secara langsung menjadi bentuk perhatian pemerintah untuk melihat kondisi masyarakat sekaligus mengetahui kebutuhan warga di lapangan.
Perhatian tersebut dinilai penting di tengah kondisi kabut asap dan dampak karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah. Pemerintah terus berupaya memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan bantuan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.
-red
Penulis: Angel
Editor: Ivonne Hana





















Comments