top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

BKSDA Kalteng Evakuasi 11 Orangutan dari Wilayah Rawan Karhutla

2 hours ago
2 min read
Petugas BKSDA Kalteng melakukan penyelamatan satwa liar dari kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Istimewa)
Petugas BKSDA Kalteng melakukan penyelamatan satwa liar dari kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan. (Foto: Istimewa)

KALTENG NETWORK, PANGKALAN BUN – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah melalui Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun mengevakuasi 11 individu orangutan (Pongo pygmaeus) dari sejumlah lokasi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Penyelamatan dilakukan untuk mencegah satwa dilindungi tersebut terdampak asap pekat dan kehilangan sumber pakan akibat kebakaran yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah.


Kepala SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng, Handi Nasoka, mengatakan sebagian besar orangutan yang berhasil dievakuasi berada dalam kondisi relatif sehat.


“Langkah cepat ini dilakukan demi mencegah meningkatnya angka kematian satwa akibat paparan asap pekat dan hilangnya pakan alami,” ujarnya, Rabu (23/9/2026).


Sebelum dipindahkan, orangutan yang diselamatkan terlebih dahulu menjalani pemeriksaan medis darurat. Setelah itu, satwa ditranslokasikan ke Kawasan Suaka Margasatwa Lamandau yang dinilai lebih aman dari ancaman kebakaran.


Handi menjelaskan, proses penyelamatan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak karhutla, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kotawaringin Timur (Kotim), Seruyan, dan Lamandau.


Sebagian orangutan ditemukan di kawasan pinggiran hutan setelah habitat dan ruang geraknya terdesak kebakaran. Kondisi tersebut membuat satwa berisiko kehilangan tempat berlindung dan sumber makanan alami.


Dalam proses evakuasi, petugas menghadapi berbagai kendala, mulai dari jarak pandang yang terbatas akibat asap hingga medan terjal dan berawa. Tim juga harus bergerak cepat untuk mencegah satwa mengalami dampak lebih parah.


Selain orangutan, petugas turut menemukan dan menyelamatkan satwa dilindungi lainnya, termasuk trenggiling dan kukang yang terisolasi di kawasan bekas kebakaran.


Pencarian Orangutan Terkendala Asap dan Medan


Meski berhasil mengevakuasi sejumlah satwa, tidak seluruh upaya pencarian membuahkan hasil.


Handi mengungkapkan, pada Senin sebelumnya, tim menerima laporan warga mengenai seekor orangutan yang diduga terjebak di sekitar lokasi kebakaran.


Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera menuju titik koordinat yang dilaporkan untuk melakukan pencarian.


Namun, orangutan tersebut tidak ditemukan. Satwa itu diperkirakan telah melarikan diri karena panik menghindari kepungan asap tebal.


Tim melakukan penyisiran selama lebih dari 2,5 jam, tetapi belum berhasil memastikan keberadaan orangutan tersebut.


Untuk mengantisipasi kejadian serupa, BKSDA Kalteng terus meningkatkan koordinasi dengan personel pemadam kebakaran yang bertugas di lapangan.


Koordinasi tersebut diharapkan mempercepat penanganan apabila ditemukan satwa liar yang terisolasi atau terancam akibat karhutla.


Handi mengimbau seluruh personel pemadam agar segera melaporkan temuan satwa liar di lokasi kebakaran, sehingga tim penyelamat dapat segera melakukan evakuasi.


“Tim rescue mengimbau seluruh personel pemadam di lokasi karhutla untuk segera memberikan informasi jika menemukan keberadaan satwa liar. Kita langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi demi memastikan keselamatan satwa maupun warga di sekitar lokasi kebakaran,” pungkasnya. -red


Penulis: Angel

Editor: Emuna Asie

Comments


bottom of page