BI Kalteng Siapkan Pesona Tambun Bungai 2026 untuk Dorong UMKM dan Edukasi Rupiah
Updated: Jun 10

KALTENG NETWORK, PALANGKA RAYA - Upaya memperkuat daya saing UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah kembali dilakukan melalui penyelenggaraan Pesona Tambun Bungai 2026. Agenda tahunan yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah tersebut akan berlangsung pada 29 hingga 31 Mei 2026 di Duta Mall Palangka Raya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah sekaligus wadah kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan Pesona Tambun Bungai telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan sejak 2022 dan tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Podcast Diskominfosantik Kalteng yang disiarkan dari arena Kalteng Expo 2026 di halaman GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Rabu (20/5/2026).
Menurut Yuliansah, pemilihan Duta Mall sebagai lokasi kegiatan bertujuan untuk memperluas jangkauan masyarakat terhadap berbagai program edukasi, promosi produk lokal, dan pengembangan ekonomi digital.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah secara inklusif dan berkelanjutan melalui sinergi dan kolaborasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pesona Tambun Bungai 2026 mengusung konsep Exhibition, Education, dan Empowerment atau 3E yang dirancang untuk mendukung pengembangan UMKM dari berbagai aspek.
Melalui pameran (Exhibition), Bank Indonesia bersama mitra terkait akan memfasilitasi promosi berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan tangan, wastra, kuliner, hingga kopi binaan Bank Indonesia dan instansi terkait.
Sementara pada aspek Education dan Empowerment, masyarakat dan pelaku usaha akan mendapatkan berbagai materi edukasi mengenai literasi keuangan digital, keamanan transaksi non-tunai, hingga peningkatan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus penting dalam pembangunan ekonomi daerah karena sektor ini memiliki kontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi masyarakat. Dukungan promosi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi digital dinilai menjadi faktor penting agar pelaku usaha mampu berkembang dan beradaptasi dengan perubahan pasar.
Tidak hanya menyasar pelaku usaha, kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai komunitas dan generasi muda melalui sejumlah kegiatan pendukung, seperti kompetisi basket dan seni meracik kopi atau barista.
Selain itu, Bank Indonesia juga terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah melalui digitalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) bekerja sama dengan Baznas. Program sertifikasi Juru Sembelih Halal (Juleha) menjelang Hari Raya Iduladha juga akan dilaksanakan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan UIN Palangka Raya.
Menurut Yuliansah, keberhasilan pengembangan ekonomi daerah memerlukan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, maupun masyarakat sebagai konsumen.
Berdasarkan konsep yang disiapkan, Pesona Tambun Bungai 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga sarana edukasi dan penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.
Di akhir dialog, Yuliansah mengajak masyarakat untuk turut meramaikan berbagai rangkaian kegiatan yang berlangsung selama peringatan Hari Jadi Kalimantan Tengah.
“Mari bersama-sama memanfaatkan momentum ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cinta, bangga, dan paham rupiah, serta menggunakan transaksi digital secara aman dan bijak,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang terus diperkuat, Pesona Tambun Bungai diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah sekaligus memperluas peluang UMKM lokal untuk berkembang dan naik kelas. -red
Penulis: Angel
Editor: Emuna Asie
Sumber: MMC Kalteng





















Comments