top of page
KN DPRD BHAYANGKARA.png

Berita Terpopuler

Benda Logam Mirip Kubah Kembali Ditemukan di Kebun Sawit Kotim, Diduga Ada Serpihan Lain

1 hour ago
2 min read
Petugas mengamankan benda logam berbentuk melengkung yang ditemukan di Blok H27 perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).
Petugas mengamankan benda logam berbentuk melengkung yang ditemukan di Blok H27 perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kotawaringin Timur. (Foto: Istimewa).

KALTENG NETWORK, SAMPIT – Penemuan benda logam asing di areal perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kembali terjadi pada Selasa (20/10/2026) pagi. Benda berbentuk melengkung menyerupai kubah atau mangkuk itu ditemukan di Blok H27, Jalan Jenderal Sudirman Km 26, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.


Objek tersebut ditemukan pekerja perkebunan sekitar pukul 08.40 WIB saat hendak memulai aktivitas. Lokasinya disebut tidak jauh dari titik penemuan benda logam pertama sehari sebelumnya, meskipun jarak pastinya masih perlu dipastikan.


Penemuan berulang ini menambah perhatian terhadap keberadaan benda-benda asing di kawasan perkebunan tersebut. Namun, asal-usul dan hubungan antara benda yang baru ditemukan dengan objek sebelumnya belum dapat dipastikan.


Dari rekaman video yang beredar, benda tersebut tampak memiliki permukaan logam berwarna cokelat kemerahan dan kuning pudar. Sejumlah bagian terlihat melengkung, berlubang, serta memiliki susunan berlapis dan deretan paku keling yang menyatukan komponennya. Ada pula bagian yang menyerupai saluran atau pipa.


Bentuk dan struktur tersebut memunculkan dugaan di kalangan warga bahwa benda itu mungkin merupakan bagian dari komponen pesawat atau roket. Meski demikian, dugaan tersebut belum didukung hasil pemeriksaan teknis dari pihak berwenang.


Salah seorang warga dalam rekaman video menyebut benda tersebut tampak seperti bagian pesawat karena masih terdapat kabel pada sejumlah bagiannya. Warga lain juga terlihat mengamati dan merekam objek itu dari jarak dekat.


Pihak Korem 102/Panju Panjung membenarkan adanya laporan penemuan benda asing tersebut. Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko melalui Pasi Intel Korem 102/Panju Panjung Mayor Inf Andry Suwiatmojo mengatakan personel telah dikerahkan untuk memantau kondisi di lokasi.


“Benar. Kami sudah monitor informasi tersebut. Saat ini anggota telah dikerahkan ke lokasi,” kata Andry.


Sementara itu, personel Brimob Polda Kalimantan Tengah telah memasang garis polisi untuk membatasi akses masyarakat ke area penemuan. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah warga mendekati atau menyentuh objek yang belum diketahui secara pasti asal-usul dan tingkat bahayanya.


Petugas juga mengingatkan pekerja perkebunan dan masyarakat sekitar agar segera melapor apabila menemukan benda asing lainnya.


Penemuan pertama masih dalam pemeriksaan


Sehari sebelumnya, Senin (19/10/2026), benda logam berukuran besar ditemukan di Blok G38/39, kawasan Sungai Lenggana Estate, perkebunan PT Agro Bukit. Objek tersebut memiliki bentuk memanjang dengan panjang sekitar enam meter.


Benda pertama ditemukan seorang karyawan perkebunan saat melintas di jalan pengangkutan hasil kebun. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada mandor dan diteruskan kepada petugas.


Personel TNI Angkatan Udara dari Lanud Iskandar kemudian membawa benda tersebut ke Pangkalan Bun untuk diteliti lebih lanjut. Pemindahan dilakukan setelah lokasi penemuan diamankan.


Hingga kini, belum ada kepastian resmi bahwa kedua benda tersebut merupakan puing roket, bagian pesawat, atau sampah antariksa. Hubungannya dengan suara dentuman keras yang dilaporkan warga di sejumlah wilayah Kotim pada Minggu (18/10/2026) juga belum terkonfirmasi.


Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengidentifikasi material, fungsi, dan asal-usul kedua objek tersebut. Masyarakat diimbau tidak menyentuh, memindahkan, membongkar, atau mengambil bagian dari benda asing yang ditemukan, serta segera melaporkannya kepada aparat agar dapat ditangani secara aman.


-red


Penulis: Angel

Editor: Ivonne Hana

Comments


bottom of page