Wabup Katingan Ikuti Evaluasi Penanganan Karhutla di Tumbang Nusa

KALTENG NETWORK, PULANG PISAU – Wakil Bupati Katingan Firdaus mengikuti Rapat Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Kalimantan Tengah di Camppeat KHDTK Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (21/9/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi bersama untuk melihat perkembangan penanganan karhutla sekaligus memperkuat kesiapsiagaan pemerintah daerah dan unsur terkait menghadapi potensi kebakaran.
Firdaus hadir bersama sejumlah pejabat terkait dari Kabupaten Katingan, di antaranya Dandim 1019/Katingan, Kapolres Katingan, Kepala Pelaksana BPBD Katingan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Kepala Dinas Kesehatan.
Keterlibatan lintas sektor tersebut mencakup unsur pemerintahan, TNI, Polri, BPBD, lingkungan hidup dan kesehatan. Koordinasi diperlukan karena dampak karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga pencegahan, kesiapan personel dan peralatan hingga penanganan dampak asap terhadap masyarakat.
Dalam evaluasi tersebut, kesiapan menghadapi potensi kebakaran menjadi salah satu perhatian. Pemantauan kondisi lapangan, komunikasi antarlembaga serta kecepatan respons diperlukan agar titik api dapat ditangani sebelum meluas.
Karhutla juga dapat berdampak terhadap kualitas udara, kesehatan, aktivitas masyarakat, transportasi hingga kegiatan pendidikan. Karena itu, pemerintah daerah bersama unsur terkait terus mendorong langkah pencegahan dan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing.
Masyarakat turut diingatkan untuk berperan dalam mencegah karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran agar dapat ditangani lebih cepat.
Evaluasi bersama tersebut diharapkan memperkuat koordinasi pemerintah daerah dan seluruh unsur penanganan karhutla di Kalimantan Tengah. Kesiapan personel, peralatan, pemantauan lapangan serta keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran dan dampaknya. -red





















Comments